Alhamdulillah, terima kasih ya Allah

Mustinya aku menuliskan curhatku ini tepat pada peringatan hari kelahirannku tanggal 7 Mei 2009 yang lalu, namun karena ada banyak halangan, akhirnya curhatku baru bisa aku tuliskan disini pada sepertiga malam ini, menjelang pagi di hari Senin, 11 Mei 2009.
Aku sich hanya akan menyampaikan rasa syukur dan terima kasihku pada Allah SWT yang masih memberikanku hidayah untuk kembali dan tetap di jalan-Nya. Ya, beberapa hari yang lalu, tepatnya di peringatan aku dilahirkan di dunia ini aku dibangunkan cukup pagi oleh-Nya, dan tepat sekali waktunya menjelang adzan Shubuh. Kutengok jam di kamarku baru menunjukkan pukul 04:00 WIB. Dan dengan dorongan murni dari-Nya, aku bergegas pergi ke kamar mandi dan mengambil air wudhu serta mempersiapkan diriku sebaik-baiknya untuk menemui-Nya di pagi yang indah ini. Langkah kaki yang biasanya berat dan pelupuk mata yang biasanya mengajakku kembali ke peraduan indahku, kali ini pergi dan terasa ringan sekali aku melangkah ke rumah-Nya. Tepat ketika adzan Shubuh dikumandangkan aku sudah berada di rumah-Nya yang tidak terlalu jauh dari rumahku. Terasa ada perasaan mengharu biru mengalir dalam jantungku dan berjalan dengan indahnya di sekujur tubuhku dibawa oleh sel-sel darah. Ada perasaan syukur yang teramat mendalam yang aku rasakan di pagi ini, karena di hari yang Indah ini tepat di saat aku merayakan hari kelahiranku, Sang Khalik menunjukkan kuasa-Nya dengan memberikanku anugrah yang terkira, anugrah Iman dan Islam. Anugrah itu sungguh kurasakan sebagai anugrah-anugrah terindah yang pernah kudapatkan selain anugrah Orang Tua yang selalu menyayangiku, Istri yang mencintaiku, anak-anakku yang lucu dan anugrah-anugrah lain yang mungkin jika disebutkan akan menghabiskan air lautan (sebagai tintanya) dan menumbangkan beribu-ribu pohon (sebagai penanya) dalam penulisannya.
Selain itu aku juga mendapatkan banyak pelajaran di hari itu, salah satunya adalah pelajaran yang kudapatkan ketika aku pergi mengantarkan Istriku berangkat ke kantornya. Tidak jauh menjelang aku menurunkan Istriku, aku menyalip pengendara sepeda motor yang sedang berboncengan, dan nampaknya yang sedang diboncengkan itu adalah Istrinya. Ada hal yang membuat terharu, yaitu kulihat Si Istri sembari diboncengkan oleh suaminya, ia tidak lupa untuk membuka Al-Qur'anul Karim dan melantunkan ayat-ayat-Nya. Terasa sesak dada ini melihat kenyataan itu karena itu mengingatkanku akan salah satu petuah dari Guru Ngajiku yang menyampaikan bahwa, salah satu alasan kenapa Allah SWT tidak menurunkan Adzab di bumi Indonesia ini adalah masih banyak orang-orang yang seperti Ibu yang diboncengkan tadi, yaitu masih banyak orang-orang Muslim yang ingat akan kehadiran-Nya. Lantunan ayat-ayat Al-Qur'an tadi telah sampai ke Sidratul Muntaha dibawa oleh malaikat-malaikat-Nya yang setia dan dengan itu, Allah SWT tidak menurunkan adzab di muka bumi nusantara ini.
Sekarang marilah Kita buka kembali lembaran catatan hidup Kita. Sudahkah Kita selalu ingat kepada-Nya, dimanapun dan kapanpun? Sudahkah Kita mempersiapkan bekal sebaik-baiknya untuk mempertanggung jawabkan semuanya di pengadilan-Nya yang Maha Adil? Mari selagi ada waktu, marilah Kita perbaiki diri, dan marilah Kita ber-Hijrah menuju jalan-Nya! Marilah Kita mulai dari hal yang kecil. Marilah Kita mulai dari diri Kita masing-masing. Dan marilah Kita mulai SEKARANG JUGA!
Alhamdulillah Ya Allah SWT, masih Engkau berikan kami waktu, kesempata dan juga hidayah untuk selalu berada di jalan-Mu.
Alhamdulillah Hirobbil Alamin........

Read More.....

Radio Internet


Semakin hari rasanya semakin banyak manfaat yang didapatkan dari Internet. Seperti yang sudah disampaikan dalam tulisan sebelumnya mengenai Radio Internet di situs IKAMISA, maka tidak lama lagi akan diluncurkan (ketika tulisan ini dibuat, status siarannya adalah Siaran Percobaan) Radio PPI Dunia. Ini adalah radio online atau radio streaming yang digagas oleh aliansi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) sedunia.

Kelahirannya diilhami oleh momen Simposium Internasional yang akan digelar di Denhaag, The Netherlands, 3-5 Juli 2009.

Tanggal 18 Mei 2009, Radio PPI Dunia akan diluncurkan dengan menggelar siaran 24 jam non stop dari 8 negara: Belanda, Jerman, Rusia, Korea, UK, Malaysia, US, Mesir.


Read More.....

Candi Murca - Murka Sri Kertajaya

Lagi-lagi kehadiran dari novel ketiga dari serial Candi Murca membawaku masuk ke dunia lain yang penuh dengan imajinasi tanpa batas dan tanpa sadar aku telah belajar banyak sejarah tentang kerajaan-kerajaan di Jawa.

Baca seterusnya....

Read More.....

Perbendaharaan Kata-Kata Jawa

Saat ini sudah tidak banyak anak-anak muda yang masih kenal dengan Wayangan, Tokoh-tokoh Wayang, nonton Ludrukan, Parikan ataupun membaca buku tentang dunia wayang yang dikarang oleh R.A. Kosasih. Bahkan perbendaharaan kata-kata dalam Bahasa Jawapun sudah semakin tidak banyak dikenal oleh anak-anak muda sekarang, apalagi jika mereka terlahir di Jakarta ini.

Coba masih ada yang kenal dengan kata-kata dalam Bahasa Jawa berikut ini:
  • siwak
  • jotak-an
  • gak wawo
  • rajapati
  • surup
  • kendel
  • ndelosor
  • kemantren
  • bongkoh!
  • cacak
  • ter
  • pokro dan
  • cocot
Pengen tau artinya? Liat aja langsung di Liputan Ludruk Sarip Tambak Oso yang dibawakan oleh group kesenian Puspo Budoyo, Ludruk Metropolis dan IKAMISA (IKatan Alumni MItreka SAtata) di link ini.

Read More.....

Candi Murca - Ken Arok, Hantu Padang Karautan

Rasanya sudah lama sekali aku tidak mengupdate blog-ku, dan bener ketika kucek terakhir kali aku update blogku adalah di bulan Oktober 2008. Hmmm.... Berarti sudah hampir 2 bulan aku tidak ngeblog. Oleh karena itu salah satu resolusiku di tahun baru 1430 H ini adalah rajin update blog sekaligus sebagai sarana untuk menulis. Selain rajin ngupdate blog, aku juga mau rajin lagi ngupdate Wikipedia Indonesia. Semoga dengan begini, kemampuan menulisku semangkin terasah lagi.

Kali ini aku pengen berbagi akan suatu buku yang mencuri pandanganku ketika aku bersirobok dengannya. Sebenarnya aku sudah lama tertarik dengan buku-buku cerita karangan Langit Kresna Hariadi yang serial pertama kalau ndak salah mengenai Gajah Mada. Namun, kemarin ketika aku pergi ke toko buku, malah buku serial keduanya yang berjudul “Candi Murca, Ken Arok, Hantu Padang Karautan” yang membetot dan menarik perhatianku. Tak berapa lama buku itupun berpindah tangan dari rak toko buku ke tas jinjingku.

Pertama-tama yang menarik perhatianku adalah adanya sumbangan kata pengantar dari Mbak Luluk Sumiarso, Pimpinan Ketoprak Guyonan Campur Tokoh “Puspo Budoyo” yang notabene beliau juga adalah alumni dari Mitreka Satata lulusan tahun 72. Puspo Budoyo sendiri tidak jauh-jauh dari Mitreka Satata karena pernah mementaskan sebuah karya berbarengan dengan para alumni Mitreka Satata. Membaca kata pengantar dari Mbak Luluk tadi menjadikan saya semangkin tertarik dengan buku ini “Candi Murca, Ken Arok, Hantu Padang Karautan”.

Tak kurang dari dua hari waktu yang aku habiskan untuk melalap habis ceritanya yang setebal 794 halaman. Total buku ini terdiri atas 832 halaman termasuk otobiografi penulis dan catatan kaki. Dalam catatan kaki ini banyak saya temukan berbagai macam perbendaharaan kata Bahasa Jawa yang relatif baru untukku, seperti murca yang artinya lenyap. Trus adalagi Taksaka yang artinya dalam Bahasa Jawa adalah ular. Jadi kalau KA dengan nama Taksaka kalau boleh diartikan dalam bahasa Jawa itu artinya KA Ular ya? He.. He.. He.. Ada yang aku suka, yaitu kata cleret tahun yang merupakan nama lain dari beliung atau angin lesus.

Yang membuat menarik dari buku ini adalah begitu liarnya penulis membuat setting cerita yang berlompatan dari suatu hari di tahun 2011 Masehi, dan suatu waktu di tahun 1136 Saka atau seputaran tahun 1214 Masehi. Kurun waktu yang terentang selama 800 tahun saja sudah memberikan suatu sensasi tertentu kepada para pembacanya, belum lagi hubungan yang terjadi antara tokoh di masa lampau dengan tokoh di masa sekarang.

Settingan di masa lalu dimulai ketika Empu Gandring bertemu dengan Brahmana Lohgawe. Mereka hidup di jaman Ken Arok, seorang maling sekaligus perampok di jaman Tunggul Ametung. Kemudian settingan berjalan ke perguruan Kembang Ayun tahun 1136 Saka ketika Parameswara sedang melatih Ilmu Kanuragan ditemani oleh kekasihnya Ken Rahastri. Tak berapa lama datanglah Cleret Tahun yang liar dan terkendali, dan entah setan darimana yang hinggap di otak Parameswara sehingga ia mencoba melawan gejala alam itu dengan salah satu ilmu kanuragannya yang telah dilatihnya. Sehingga akibatnya fatal, dia terhisap oleh cleret tahun itu dan bahkan sampai terkena sengatan petir yang sambar menyambar di bibir pantai tersebut. Tubuhnya hilang entah kemana dan mayatnyapun tidak diketemukan.

Ceritapun beralih ke daerah Singosari, Malang, dengan settingan tahun 2011 Masehi, siang hari. Di suatu daerah seorang pemuda bernama Parra Hiswara, sedang berencana membuat septi-tank tambahan dengan menggali lubang di rumahnya. Dalam kedalaman tertentu, galiannya menembus suatu lobang besar yang ternyata adalah lorong bawah tanah yang besar sekali yang mempertemukannya dengan Parameswara yang sudah menunggunya selama 800 tahun lebih. Parra Hiswara bisa selama keluar dari lubang itu nun jauh di daerah yang bernama Selo (titik pertemuan antara wilayah Magelang, Boyolali dan Yogyakarta di Jawa Tengah – sekarang) di dekat Gunung Merapi di malam hari. Dia muncul di suatu candi yang bisa murca... Selain kemunculan yang jauh sekali dari rumahnya di Singosari, dia juga dikagetkan dengan kemampuannya untuk membangkitkan cleret tahun. Suatu ilmu kanuragan yang dahulunya dikembangkan oleh Parameswara.

Membaca buku ini membuatku mendapatkan minuman yang teramat segar atas dahagaku akan bacaan yang menarik diantara serbuan komik-komik asing saat ini. Dengan membacanya membuatku membumi lagi dan mengangkasa membawa imajinasiku terbang tinggi sekali tanpa ada batasnya. Ketika settingan tahun adalah 1136 Saka, maka seolah-olah aku mengalaminya sendiri, mengendap-endap menonton pertarungan antara Ken Arok dengan para begundal yang mencoba menjadikan Padang Karautan – rumah dan area Ken Arok sebagai tempat tinggalnya. Gambaran kuda Sapu Angin milik Parameswara membuatku seolah ikut merasanakan berkuda diatasnya. Pusingan cleret tahun yang menari-nari dan membesar karena ajian Pasir Wutah – Cleret Tahun milik Parameswara seolah tergambar jelas di depan mataku. Tak salah lagi kalau dikatakan bahwa “Buku adalah Jendela Dunia”. Buku ini benar-benar membawa imajinasiku menjadi teramat liar dengan membayangkan ada Kelelawar Putih yang bereinkarnasi di tahun 2011 dan muncul pertama kali bersamaan dengan munculnya Parra Hiswara dari Candi Murca di Jawa Tengah dan mengikutinya ke Singosari, Malang. Lalu membayangkan kesaktian dari Ken Arok yang tidak terukur tingkat ilmu kanuragannya oleh siapapun. Dan membayangkan Parameswara yang dengan ajian Pasir Wutahnya bisa membangkitkan Cleret Tahun yang jika semangkin besar maka tiada seorangpun yang bisa mengendalikannya, tidak juga si Parameswara. Sungguh, membaca buku ini membawa imajinasiku liar dan tak terbatas... Subhanallah....

Untuk itu aku berikan 4 bintang dari 5 bintang buat Langit Kresna Hadi. Aku hanya mampu memberikan 4 bintang untuk buku ini karena yang berhak mendapatkan 5 bintang hanyalah Al-Qur'anul Karim...

Read More.....

JKT - BDO - BTH - SIN

Tak banyak yang bisa kuceritakan dari perjalananku minggu kemarin dari JKT - BDO pake mobil (darat) via CIPULARANG yang sepi sekalie, karena kita baru berangkat tanggal 1 Oct 2008 sehabis Shubuh, karena kita merayakan Ied-nya tanggal 30 September 2008.

Trus dilanjutin BDO - BTH pake Merpati dan nginap semalem di BTH sebelum menyebrang ke SIN dari Batam Centre Ferry, melalui antrean VISA di SIN Harbour Front yang busyet bujubuneng rame sekali! Dan akhirnya naik TAXI ke St. Regis Hotel Singapore, yang suprisenya ini teuch ternyata Hotel termahal di SIN kata si sopir TAXI. Pas masuk, terasa banget bedanya...

JJS di BDO, ke Orchard Road, Singapore Flyer yang susah nyari arahnya karena ternyata tidak semua orang SIN tahu dimana letaknya dan mereka telah memberikan petunjuk yang salah! Trus ke Singapore Science Centre, Snow City, Sentosa via Cable Car (Under Water World Tour, watching Dolphin show dan naek Cine Blast). BTW, itu pertunjukkan Dolphin Show dan Underwater Worldnya bagusan yang di Ancol. Si Dolphin di Ancol bisa itung-itungan dan kali-kalian. Di Sentosa mereka cuman bisa yang standard-standard ajach, payah! Ha. Ha.. Ha..

Koleksi foto-fotonya bisa diliat di Facebook-ku.

Read More.....

50 Tahun Smurf

Tadi lagi browsing dan nemu situs ini. Dan ternyata baru kutahu kalau si Smurf ini tahun ini 2008, merayakan BirthDaynya the whole year.

Aku masih inget gimana dulu ngebaca komik ini yang radha-radha susah karena pake basa smurf. Misalnya "Apakah kamu sudah smurf smurf di smurf dari smurf smurf smurf??" Nah loch! Inget khan ? Yups, kata-kata yang ada diganti dengan kata smurf, sehingga tak seperti bahasa Inggris yang 1 kata bisa memiliki arti 1 - 3, dengan kata smurf dia bisa tak berhingga maknanya..

Mereka tuch lucu-lucu, dari yang kerjanya cemberut aja, ngejar2 smurfin trus, suka makan dan lain sebagainya...

Deu jadi kangen ama mereka, dimana ya komik-komikku tentang mereka??

Dian

Read More.....

Another Personality Test

Ini adalah hasil test yang kulakukan barusan... Apa aku Born Leader gitu??? Ha.. Ha.. Ha.. Ha..

Your result for The LONG Scientific Personality Test...

ENTJ - Commandant

The single word to describe your type is fieldmarshal or commandant. You also belong to the larger group called rationals. You love to organize others in matters of logic. Even as a child, you likely naturally assumed the role of leader in groups. You share your personality type with 2% of the population. When you lead, you are more concerned with policy and goals than rules and regulations. You have a tendency to become a workaholic. You are impatient with repetition of error. You are friendly and outgoing, though. You don't mince words and willingly share your many strong opinions.
As a romantic partner, you are inspiring, but also somewhat challenging. You have a strong desire to be in charge and your clear need for an organized life and home can be overwelming to a partner. You like to confront conflict directly, discuss problems unflinchingly, solve them, then put them behind you. However, you can be too impatient or unwilling to take the time to listen to your partner and give them a chance to express themselves fully so that they also have a sense of closure. You are generally uncomfortable dealing with emotions, so you are apt to dismiss your partner's emotions as illogical. You feel most appreciated when your partner asks for your opinions, takes your adivce, and relies on you to get a job done right.
Your group summary: rationals (NT)
Your type summary: ENTJ

Take The LONG Scientific Personality Test at HelloQuizzy

Read More.....

Adakah Presiden Indonesia seperti ini??

Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya: "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"

Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."


Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga:

  1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid-masjid di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.
  2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.
  3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.
  4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri-mentrinya untuk datang kepadanya danmenteri-mentrinya tersebut akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan-arahan darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri-mentrinya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri-menteri tersebut berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.
  5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu-satunya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.
  6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.
  7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
  8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.
  9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
  10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri-menterinya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri-menterinya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara-upacara seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal-hal seperti itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.
  11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
    Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal-pengawalnya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk Amerika.
  12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka (tidak mendapatkan keistimewaan sebagai seorang Presiden).
  13. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa.
  14. Ia juga tidak mau bersalaman dengan wanita yang bukan muhrimnya, cukup menundukan kepala sebagai rasa hormat.
Mudah-mudahan di pemilu yang akan datang kita akan memiliki Presiden seperti itu.

Read More.....

G.ho.st

Silakan dicoba OS web / Virtual PC http://g.ho.st

G.ho.st merupakan sebuah layanan online yang menyediakan komputer virtual. Semacam PC virtual berbasis internet. Di dalamnya terdapat berbagai aplikasi : instant messenger, video player & sharing, music player, word processor, dll. Aplikasi ini memanfaatkan layanan yang sudah ada sebelumnya : Google Spreadsheet, YouTube, Last.fm, Zoho, Meebo, dll.

Walaupun layanannya cukup menarik, tetapi saya lebih tertarik dengan latar belakangnya. Perusahaan ini timnya terdiri dari warga Palestina dan Israel (yang notabene keduanya sedang dalam konflik yang masih belum selesai). Mereka membangun perusahaan ini bersama.

G.ho.st (Global Hosted Operating System) ini memiliki kantor di Israel maupun di Palestina. Kantor yang berlokasi di Palestina mempunyai 35 developer, dan sejumlah kecil lainnya di Israel. Para developer di Palestina mendapatkan gaji 3 kali lebih besar daripada mereka yang di Israel. Kadangkala jika mereka perlu mengadakan meeting, dilakukan di Jericho (daerah yang netral, mau menerima keduanya). Di lain waktu meeting dilakukan di padang gurun.

Fenomena yang unik (mungkin juga kontroversial bagi sebagian orang).

Read More.....

Durian Montong

Tadi itu aku lagi nemenin istri berbelanja di Giant Pondok Kelapa. Eehh lagi asyik-asyiknya milih buah, ada woro-woro yang mengatakan bahwa Durian Pax lagi didiscount sebesar 50%... Waaa jarang-jarang tuch..

Udah dech, langsung cepet-cepet aku dan istri milih buahnya dan lari ke counter Durian dan milih-milih. Setelah kurang lebih 3 menitan milih-milih akhirnya Kami mengambil dua pax durian montong. Satu yang emang udah mateng banget dan musti dikonsumsi malam ini dan satu lagi buat esok hari. Asyikkkk pesta durian dech kita malem ini.....

Selamat makan.....

Read More.....

Renungan Hari Ini

Sejak "memperoleh" tubuhnya, manusia mulai memasuki sekolah kehidupan. Yang dihadapi setiap hari tak lain adalah "pelajaran" demi" pelajaran". Setiap pelajaran selalu diulang sampai kemudian dikuasai. Tak ada kata salah-benar, yang ada hanya pelajaran. Proses belajar itu tak ada akhirnya. Orang lain adalah cermin bagi kita. Seperti apakah hidup kita nanti amat tergantung pada diri sendiri.

Anto memiliki tabiat yang kurang baik. Gampang marah, memaki, atau ngomel. Suatu hari ayahnya memberi sekantung paku seraya berpesan, setiap kali marah atau ngomel, ia harus menancapkan sebuah paku pada kayu pagar belakang rumah.

Hari pertama, Anto menancapkan 27 paku. Hari demi hari berikutnya ia mampu mengurangi jumlah paku yang mesti ditancapkan. Lama-lama ia sadar, ternyata lebih mudah mengendalikan emosinya daripada harus menancapkan paku. Ia melaporkan hal itu pada sang ayah. Setelah itu ayahnya menyarankan, mulai sekarang Anto diharuskan mencopot kembali satu paku setiap kali ia berhasil mengendalikan emosinya. Pada akhirnya anak muda itu berhasil mencopot semua paku yang tertancap pada kayu tersebut.

Sang ayah kemudian menggandeng Anto melihat pagar kayu. "Kau telah melakukan sesuatu yang baik anakku. Namun, lihatlah kayu besar ini sekarang berlubang-lubang, tidak mulus lagi. Inilah cermin hidup.

Setiap kemarahan, kegusaran, akan menimbulkan bekas luka di hati orang. Persis seperti bekas-bekas lubang paku pada kayu ini.

Betapapun kita berkali-kali minta maaf, luka itu masih ada"

Setiap kemarahan akan membuatmu menjadi lebih kecil, sementara memaafkan akan mendorongmu untuk berkembang jauh melebihi ukuranmu."


"Jadilah bambu. Jangan jadi pisang. Daunnya lebar membuat anaknya tidak kebagian sinar matahari. Bambu lain rela telanjang asal anaknya, rebung, pakaiannya lengkap."

Read More.....

Aku Bangga sebagai Orang Indonesia!!!

Seorang warga Indonesia berjalan memasuki sebuah Bank di New York untuk mengajukan pinjaman. Dia menghampiri petugas bagian pinjaman, mengatakan bahwa dia harus pergi ke Jakarta untuk urusan bisnis selama dua minggu, dan memerlukan pinjaman dana sebesar $5.000.

Petugas bank menanggapi, bahwa pihak bank akan memerlukan jaminan untuk pinjaman yang diajukan. Sang pria menyanggupi persyaratan yang diajukan oleh bank dengan memberikan kunci mobil dan dokumen untuk sebuah Ferrari Modena yang terparkir di depan bank. Dia memenuhi semua persyaratan, menunggu proses pengecekan dengan sabar, dan petugas bank menyetujui untuk memberikan pinjaman sesuai dengan jumlah yang diajukan.

Setelah sang pria Indonesia meninggalkan bank, Pihak manajemen bank dan pegawainya mentertawakan pria tersebut karena mempergunakan sebuah mobil Ferrari seharga $250,000 sebagai jaminan untuk meminjam uang sebesar $ 5,000. Lantas pegawai bank memarkir mobil mewah itu di area parkir bawah tanah bank tersebut.

Selang 2 minggu kemudian, sang lelaki kembali dari Jakarta dan datang ke bank, mengembalikan pinjaman dana sebesar $ 5,000 beserta bunganya sebesar $15.41.

Sang pegawai bank mengatakan:

"Mister Sastro, kami sangat gembira bisa melayani dan berbisnis dengan anda dengan lancar. Akan tetapi ada sesuatu yang amat membuat kami bertanya-tanya. Saat anda bepergian ke Jakarta , kami melihat kembali rekening anda di bank kami, dan menjumpai bahwa anda memiliki dana jutaan dollar di rekening anda. Akan tetapi, kenapa anda masih memerlukan pinjaman untuk dana sebesar $ 5,000?

Pak Sastro menjawab:

"Dimana lagi di kota New York saya bisa memarkir mobil saya selama 2 minggu dengan hanya membayar $ 15.41 dan mengharapkan mobil saya tidak dicuri saat saya kembali??"


Petugas bank: ...??##@

Ah...... Orang Indonesia ...

Berbanggalah menjadi bangsa yang cemerlang... !! MERDEKA!!

Read More.....

Dian, Dian Sastro, Mood

Sebenernya lagi gak on the mood buat nulis sich, cuman rasanya pengen banget nulis atau menyunting. Ya, kalau menyunting sich di Wikipedia, khususnya bagian Tintin, sebagai salah satu komik favoritku, tapi entah kenapa lagi gak on the mood buat lakukan itu tadi, menulis dan menyunting.

Dian (Misdianto), Dian Sastro, Dian Kyut , Dian Pramana Poetra, adalah nama-nama yang saling berhubungan dengan satu akar kata Dian. Aku sendiri sich meyakini, orang-orang yang mendapatkan anugrah nama ataupun julukan Dian itu pastinya dikonotasikan cuman ada dua, kalau dia cewek, dia pastinya cantik, salah satunya ya Dian Sastro dan Dian Kyut. Namun jika cowok tuch seringnya good looking, radha-radha nyeni, alias ya dia bisa kerja tergantung mood.

Nah yang susah khan kalau lagi dikejar-kejar client pas moodnya belum dateng, nyari kemana tuch....

He.. He...


Read More.....

Proud of and Ashamed of

Ide ini tadi muncul begitu ajha pas ngeliat logo Garuda Pancasila di MP-nya Dendi. Ada bendera Merah Putihnya lagie..

Terus terang aku bangga sebagai Bangsa Indonesia karena:
  1. Bangga, karena Indonesia berada pada posisi ketiga dari sekian negara Asia yang aktif di Wikipedia
  2. Indonesia berada pada posisi ke 25 dari 264 bahasa yang ada di Wikipedia (data adalah per Agustus 2008)
  3. Banyak jago-jago Matematika or Fisika yang menang Olimpiade
  4. Di Olimpiade 2008 Beijing kemarin masih dapet 1 emas
  5. Masih banyak situs yang bagus buat dijadikan tempat Selam, salah satunya, katanya di Raja Ampat, Papua.
  6. Walau di ban ama Uni Eropa, Keluarga Kerajaan Belgia masih percaya ama Indonesia, buktiny pad di Indonesia masih mau pake Garuda Indonesia
  7. Memiliki satu profesor di Luar Negeri yang dihargai oleh dunia
  8. Apalagi yach??? Tambahin dunks...
Lha selain itu aku juga sangat malu jadi orang Indonesia soal:
  1. Masih banyak yang KKN dan tak tahu malu!!
  2. Banyak yang sok sosial pas mau pemilihan, tapi melupakannya pas udah jadi Legislatif.
  3. Kekayaan asli Indonesia, kayak Batik dan Tempe diklaim ama orang lain.
  4. Daratan Singapura tambah panjang, pulau-pulau Indonesia hilang satu persatu.
  5. Hutan Tropis dibakar dan dihabisin dan diganti dengan Tanaman Sawit yang dimiliki oleh segelintir Orang Indonesia dan Negeri Jiran tanpa perduli dengan ekosistem.
  6. Dulu orang pernah mempelajari percobaan sederhana soal keseimbangan ekosistem, tapi pura-pura lupa pas udah membabat hutan.
  7. Sok berasa or pura-pura pikun pas ditanya hakim soal tindakannya yang ketahuan KKN.
  8. Apalagi yach??? Tambahin dunks...

Ayu duonks...

Read More.....

IQnya Melebihi Einstein


Siapakah orang yang terpandai yang pernah hidup? Jika pertanyaan ini dilontarkan, pikiran yang terlintas di kepala kebanyakan orang adalah Albert Einstein, Leonardo Da Vinci, Thomas Alfa Edison, Isaac Newton, Mozart, atau sederetan nama terkenal lainnya.

Tapi jawabannya bukan mereka. Orang yang paling pandai yang pernah hidup bernama William Sidis. Seorang Jahudi Rusia yang beremigrasi ke Amerika. Jika orang normal memiliki IQ 90-110, Albert Einstein sebagai prototype jenius memiliki IQ 160, Sidis memiliki IQ yang ‘out of scale’. Diperkirakan IQ-nya berkisar 250-300.
Menurut ibunya, Sidis mulai berbicara pada usia 4 bulan dan membaca Koran pada usia 18 bulan. Pada usia 8 tahun ia mengajari dirinya sendiri bahasa Latin, Yunani,, Rusia, Prancis, Jerman, Ibrani, Armenia dan Turki. Ia akhirnya dapat menguasai 40 bahasa dan kabarnya ia bisa belajar bahasa dalam satu hari. Pada usia tiga tahun sudah bisa mengetik Menulis empat buku diantara usia empat dan delapan tahun, dua diantaranya mengenai antomi dan astronomy. Ia menyelesaikan SD dalam 7 bulan, Sekolah Menengah 6 minggu dan lulus Kedokteran Harvard dan MIT pada waktu berusia 11 tahun. Semuanya dengan Cumlaude. Dia juga kuliah di Fakultas Hukum Harvard.
Sayangnya William Sidis meninggal pada usia 46 tahun karena stroke dan sejarah hampir tidak mencatat apa-apa tentang dia. Ia tidak punya peninggalan seperti jenius lainnya. Ia tidak memiliki apa-apa yang bisa disumbangkan bagi peradaban manusia padahal ia lahir di abad ke 20. Hidup dan potensinya sia-sia karena tidak ada keinginan untuk menyumbangkan sesuatu bagi kepentingan dunia.
Kepandaian tidak menentukan kontribusi dan pengaruh yang kita berikan bagi sesama. Dampak bagi umat manusia hanya datang dari keinginan atau desire untuk melakukan dan mengembangkan dan potensi yang kita miliki. Itulah yang menentukan tingginya puncak hidup seseorang.
Kebanyakan kita tidak dilahirkan sebagai orang jenius, namun kita adalah makhluk yang diciptakan sesuai dengan image Tuhan. Kepada kita telah diberikan kemampuan yang unik oleh Sang Pencipta. Tujuan Tuhan agar manusia bisa memuliakanNya dan menjadi penguasa atas ciptaanNya yang lain. Jangan sia-siakan potensi yang Tuhan sudah investasikan dalam hidup kita. Temukan dan kembangkan.

Read More.....

Belajarlah untuk berkata CUKUP

Kudapat dari temen yang udah mau berbagi.

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib.
Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata 'cukup'.

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata 'CUKUP'. Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan
sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?

Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.
Cukup adalah persoalan kepuasan hati.
Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
'Cukup' jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.
Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

Belajarlah untuk berkata 'Cukup'

Read More.....

The Winner and The Looser

Seekor kucing kurus sedang duduk santai di tepi pantai, Tiba tiba datang seekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya, Lalu kucing itu berkata: "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang itu, Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."

Sang Rubah jantan merasa tertantang, "dimanapun jadi, Masa sih kucing kurus begini bisa menang melawan aku?"

Merekapun masuk ke dalam lubang, Sepuluh menit kemudian sang kucing kurus keluar sambil menggenggam Setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.

Sang Kucing kurus kembali bersantai, Sambil memakai kaca mata hitam dan topi pantai Tiba tiba datang se-ekor serigala besar yang hendak memangsanya, Lalu kucing berkata : "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi didalam lubang itu, Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang. "Sang serigala merasa tertantang, dimanapun jadi, Masa sih kucing bisa menang melawan aku?" Merekapun masuk ke dalam lubang, Lima belas menit kemudian sang kucing keluar sambil menggenggam Setangkai paha serigala dan melahapnyadengan nikmat.

Sang kucing kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai dan merebahkan diri diatas pasir, Tiba tiba datang seekor beruang besar yang hendak memangsanya, Lalu kucing kurus itu berkata: "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang itu, Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang.

"Sang Beruang merasa tertantang, "dimanapun jadi, Masa sih kucing kurus begini bisa menang melawan aku?"

Merekapun masuk ke dalam lubang, Tiga puluh menit kemudian sang kucing keluar sambil menggenggam Setangkai paha Beruang dan melahapnya dengan nikmat.

Pohon kelapa melambai lambai, Lembayung senja sudah tiba, habis sudah waktu bersantai, Sang Kucing melongok kedalam lubang, sambil melambai "Hai, keluar, sudah sore, besok kita teruskan!!"

Keluarlah se-ekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya. Sambil menguap Harimau berkata " Kerjasama kita sukses hari ini, kita makan kenyang Dan saya tidak perlu berlari mengejar kencang."

NB.

The Winner selalu berfikir mengenai kerja sama, sementara

The Looser selalu berfikir bagaimana menjadi tokoh yang paling berjaya.


Read More.....

Jaman Edan!!!


Tanpa banyak bicara, karena gambar ini lebih bisa bercerita banyak betapa pengaruh lingkungan dan Televisi bisa berpengaruh teramat besar untuk anak-anak kita.... Dan foto ini hasil posting salah seorang rekan di Multiply. Perhatikan anak dengan seragam SD yang ada di bagian paling kiri dari foto ini..

Read More.....

"Permennya saya lupa makan....."

Sahabat sekalian, cerita yg sungguh bagus, memang harus dijadikan patokan hidup.... tapi bisa juga sebagai senjata untuk berkelit bagi sebagian orang yang masih hidup belum memadai... intinya --- bagus bangettt. Tulisan ini saya ambil dari salah satu milist yang aku ikutin...

Alkisah ada dua orang anak laki-laki, Bob dan Bib, yang sedang melewati lembah permen lolipop. Di tengah lembah itu terdapat jalan setapak yang beraspal. Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama. Uniknya, di kiri-kanan jalan lembah itu terdapat banyak permen lolipop yang berwarni-warni dengan aneka rasa. Permen-permen yang terlihat seperti berbaris itu seakan menunggu tangan-tangan kecil Bob dan Bib untuk mengambil dan menikmati kelezatan mereka.

Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop yang bisa diambil. Maka ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut. Ia mempercepat jalannya supaya bisa mengambil permen lolipop lainnya yang terlihat sangat banyak didepannya. Bob mengumpulkan sangat banyak permen lolipop yang ia simpan di dalam tas karungnya. Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi sepertinya permen-permen tersebut tidak pernah habis maka ia memacu langkahnya supaya bisa mengambil semua permen yang dilihatnya.

Tanpa terasa Bob sampai di ujung jalan lembah permen lolipop. Dia melihat gerbang bertuliskan "Selamat Jalan". Itulah batas akhir lembah permen lolipop. Di ujung jalan, Bob bertemu seorang lelaki penduduk sekitar. Lelaki itu bertanya kepada Bob, "Bagaimana perjalanan kamu di lembah permen lolipop? Apakah permen-permennya lezat? Apakah kamu mencoba yang rasa jeruk? Itu rasa yang paling disenangi. Atau kamu lebih menyukai rasa mangga? Itu juga sangat lezat." Bob terdiam mendengar pertanyaan lelaki tadi. Ia merasa sangat lelah dan kehilangan tenaga. Ia telah berjalan sangat cepat dan membawa begitu banyak permen lolipop yang terasa berat di dalam tas karungnya. Tapi ada satu hal yang membuatnya merasa terkejut dan ia pun menjawab pertanyaan lelaki itu, "Permennya saya lupa makan!"

Tak berapa lama kemudian, Bib sampai di ujung jalan lembah permen lolipop. "Hai, Bob! Kamu berjalan cepat sekali. Saya memanggil-manggil kamu tapi kamu sudah sangat jauh di depan saya." "Kenapa kamu memanggil saya?" tanya Bob. "Saya ingin mengajak kamu duduk dan makan permen anggur bersama. Rasanya lezat sekali. Juga saya menikmati pemandangan lembah, indah sekali!" Bib bercerita panjang lebar kepada Bob. "Lalu tadi ada seorang kakek tua yang sangat kelelahan. Saya temani dia berjalan. Saya beri dia beberapa permen yang ada di tas saya. Kami makan bersama dan dia banyak menceritakan hal-hal yang lucu. Kami tertawa bersama." Bib menambahkan.

Mendengar cerita Bib, Bob menyadari betapa banyak hal yang telah ia lewatkan dari lembah permen lolipop yang sangat indah. Ia terlalu sibuk mengumpulkan permen-permen itu. Tapi pun ia sampai lupa memakannya dan tidak punya waktu untuk menikmati kelezatannya karena ia begitu sibuk memasukkan semua permen itu ke dalam tas karungnya.

Di akhir perjalanannya di lembah permen lolipop, Bob menyadari suatu hal dan ia bergumam kepada dirinya sendiri, "Perjalanan ini bukan tentang berapa banyak permen yang telah saya kumpulkan. Tapi tentang bagaimana saya menikmatinya dengan berbagi dan berbahagia." Ia pun berkata dalam hati, "Waktu tidak bisa diputar kembali." Perjalanan di lembah lolipop sudah berlalu dan Bob pun harus melanjutkan kembali perjalanannya.

Dalam kehidupan kita, banyak hal yang ternyata kita lewati begitu saja. Kita lupa untuk berhenti sejenak dan menikmati kebahagiaan hidup. Kita menjadi Bob di lembah permen lolipop yang sibuk mengumpulkan permen
tapi lupa untuk menikmatinya dan menjadi bahagia.

Pernahkan Anda bertanya kapan waktunya untuk merasakan bahagia? Jika saya tanyakan pertanyaan tersebut kepada para klien saya, biasanya mereka menjawab, "Saya akan bahagia nanti... nanti pada waktu saya
sudah menikah... nanti pada waktu saya memiliki rumah sendiri... nanti pada saat suami saya lebih mencintai saya... nanti pada saat saya telah meraih semua impian saya... nanti pada saat penghasilan sudah sangat besar.. "

Pemikiran 'nanti' itu membuat kita bekerja sangat keras di saat 'sekarang'. Semuanya itu supaya kita bisa mencapai apa yang kita konsepkan tentang masa 'nanti' bahagia. Terkadang jika saya renungkan hal tersebut, ternyata kita telah mengorbankan begitu banyak hal dalam hidup ini untuk masa 'nanti' bahagia. Ritme kehidupan kita menjadi sangat cepat tapi rasanya tidak pernah sampai di masa 'nanti' bahagia itu. Ritme hidup yang sangat cepat... target-target tinggi yang harus kita capai, yang anehnya kita sendirilah yang membuat semua target itu... tetap semuanya itu tidak pernah terasa memuaskan dan membahagiakan.

Uniknya, pada saat kita memelankan ritme kehidupan kita; pada saat kita duduk menikmati keindahan pohon bonsai di beranda depan, pada saat kita mendengarkan cerita lucu anak-anak kita, pada saat makan malam bersama keluarga, pada saat kita duduk bermeditasi atau pada saat membagikan beras dalam acara bakti sosial tanggap banjir; terasa hidup menjadi lebih indah.

Jika saja kita mau memelankan ritme hidup kita dengan penuh kesadaran; memelankan ritme makan kita, memelankan ritme jalan kita dan menyadari setiap gerak tubuh kita, berhenti sejenak dan memperhatikan tawa indah anak-anak bahkan menyadari setiap hembusan nafas maka kita akan menyadari begitu banyak detil kehidupan yang begitu indah dan bisa disyukuri. Kita akan merasakan ritme yang berbeda dari kehidupan yang ternyata jauh lebih damai dan tenang. Dan pada akhirnya akan membawa kita menjadi lebih bahagia dan bersyukur seperti Bib yang melewati perjalanannya di lembah permen lolipop.

Sudahkah kita?????

Read More.....

INDONESIA

Sekadar for fun aja. Pernah pada iseng maen permainan membolak-balik huruf-huruf dari nama seseorang atau nama negara? Permainan ini dimainkan guna menggugah kemampuan perbendaharaan kata kita sudah seberapa banyak. Sebagai contoh dari Saddam Husein kita bisa bentuk kata baru "Sushi" dan lain sebagainya.

Nah, pernah gak ngutak-ngatik INDONESIA??? Kalau kamu pinter INDONESIA ini jika diutak-atik bisa INI SOENDA loch... Apakah ini berarti bahwa Indonesia baru bisa maju dan berkembang pesat jikalau pemimpin negeri ini adalah Urang SOENDA asli??

Wallahualam bissawab..

Urang Soenda teaa....

Read More.....

Tintin ala Suroboyonan

Posting ini aku dapetin dari salah seorang anggota milist Tintin ID, si M. Zuhdy.

Orang Indonesia khan udah terkenal akan ke-kreatif-annya, dan hal itu juga tak lepas kena juga ke serial komik yang terkenal ini, Petualangan Tintin.

Sebagai contoh adalah seperti yang ada di gambar berikut ini yang menggambarkan petualangan Tintin ke Pulau Garam, Madura. Jembatan yang digambarkan adalah Jembatan SURAMADU - SURAbaya MADUra yang terkenal itu yang diplesetkan oleh orang Madura sebagai WC terpanjang di dunia (LOL)

Kalau gambar ini adalah ketika Sang Kapten Haddock yang terkenal dengan kata makiannya dan itu pas banget dengan Gaya Suroboyonan yang terkenal dengan bahasa Pisuhannya... Karena gambarnya ini terlalu kecil, maka transkrip lengkapnya adalah:

Haddock : "Jancuk, asu, nggateli. Metuo nek wani, Cuk ! ..."
Kakaktua : "Makmu kancutan seng!"
Tintin (menunjuk kakaktua) : "Iko !"
Kakaktua : "Diamput!", "Mbokne ancuk!...", "Nyocot ae!", "Matamu picek!"
Haddock : "Ealah Tintin, njelketek manuk kakaktua ..."
Tintin : "Cuk, tak kiro mau sopo. Cangkeme wis ketularan sampean, Kapten Haddock."
Kakaktua : "Matamu suwek! Makmu kiper! Kakikmu tumpes!"
Haddock : "Opo? Matamu suwek?"
Haddock : "Kirik! Asu!"
Haddock (sambil ancang2 melempar kelapa) : "Tampanono iki, Cuk ! ... Bongko, koen !..."
(Haddock melempar kelapa)
Haddock (sambil memegang punggung) : "Ancuuk ... Boyokku"
Tintin : "Opo'o Kapten?"
(Haddock dilempar kelapa)
Haddock : "Jancuk jaran ! Kene tak bedile. Tak dadekno sego bebek !" ...


Read More.....

Ibu Rumah Tangga - Sebuah Profesi Mulia

Tulisan ini aku dapetin dari salah satu milist yang ku-ikuti. Tulisannya cukup menarik untuk disimak, dan pencerahan buat kita semuanya.

Ibu Rumah Tangga itu adalah suatu profesi yang teramat komplek dan untuk bisa menjadi seorang Ibu Rumah Tangga yang sukses dibutuhkan keahlian yang bermacam-macam dan jikalau itu dinilai dengan gelar, maka seorang Ibu Rumah Tangga akan memiliki gelar yang berendeng-rendeng karena sangking banyaknya dan berasal dari berbagai macam disiplin ilmu yang terkadang, aku sebagai lelaki tidak sanggup untuk mempelajari dan menerapkannya. Sebagian Job description dari seorang Ibu Rumah Tangga adalah sebagai berikut:

  1. Bendahara: mengatur flow keuangan dari jatah bulanan yang harus dibelanjakan dengan bijak
  2. Ahli gizi: menyediakan makanan yang bergizi dan sehat buat keluarga
  3. Guru: mengajar dan menyiapkan materi Home Schooling, membantu kedua anak kami belajar di sekolah rumah, mengatur jadwal kerja untuk anak2 (cuci tempat kura2, masak air untuk mandi,dll)
  4. Tukang kebun: merawat tanaman yang ada di pot rumah kami
  5. Tukang pijit: memijat suami dan anak2 sebagai ungkapan cinta saya kepada mereka
  6. Cleaning service: dibantu seseorang yang datang paruh waktu, dan kedua anak saya, kami cuci mobil,semir sepatu,cuci sandal,kosek kamar mandi,sapu,pel...
  7. Konselor: mendengarkan uneg2 dari suami dan anak2 (kalo yang ini timbal balik sih.. hehe..) memeluk mereka,memberi semangat
  8. Sie Repot: dll yang tidak terprediksi misalnya: kompres anak demam, tengah malam cuciin seprei yang kena muntah, tidur sambil duduk karena memangku bayi yang kolik, anter ke dokter untuk imunisasi, jemput mertua di bandara, kalo ada tamu nginep musti siapin segala sesuatunya.

Pendeknya, Ibu Rumah Tangga identik dengan Home Organizer, walau di. KTP dan SIM sih tetep aja ibu rumah tangga.

Suatu kehormatan jika ada Wanita Indonesia yang mau mengambil pekerjaan ini, suatu pekerjaan yang gak pernah diiklankan di JobsDB, JobStreet, Karir Dot Com, ataupun di-Head Hunter oleh para pencari kerja profesional. Namun jika pekerjaan ini ditawarkan kepada para suami, maka tanpa pikir panjang pasti akan langsung ditolak dikarenakan tidak sanggup.

Ibu.... Betapa besar jasamu padaku.....

Wanita Indonesia, sudikah dirimu mengambil tantangan ini dan menjadi Ibu Rumah Tangga yang baik???

Read More.....

Perahu Kertas, akhirnya kelar juga ngebacanya...

Tepat pas NKRI ini merayakan peringatan kemerdekaannya yang ke 63, disaat yang sama aku berhasil menyelesaikan ngebaca Novel terbaru dari Dee Lestari yang hingga kini baru tersedia dalam format buku Digital saja dan cuman bisa didownload dari jaringan XL saja.

Kalau mau baca sinopsisnya langsung aja ke sini aja.

Kisah ini adalah kisah tentang persahabatan empat orang, Keenan, Kugy, Noni dan Eko. Noni dan Eko sudah lama resmi menjadi kekasih dan nantinya akan menikah. Namun Kugy dan Keenan saling mempunyai radar ketertarikan sejak pertemuan mereka yang pertama ketika Eko, Noni dan Kugy menjemput Keenan di stasiun Kereta. Ketika Noni dan Eko masih kebingungan mencari Keenan yang baru nyampe di Bandung dari Jakarta. Si Kugy yang terlahir dari keluarga "K", karena semua anak-anak yang ada dalam keluarga itu diberikan nama dengan huruf depan berawal "K", Kugy, Karel, Keshia trus dua lagi, aku lupa. Kugy yang aslinya cantik menarik namun eksentrik dengan gaya fashion cueknya plus jam tangan kura-kura ninjanya, langsung beranjak ke Area Informasi dan karena tidak ada penjaganya, langsung aja bercuap-cuap mencari Keenan. Dan penjaganya dengan tergopoh-gopoh berlari terbirit-birit karena area kekuasaannya diambil alih Kugy sementara. Secara tak sengaja dia bertemu Keenan dan disanalah chemistry itu timbul. Kugy yang yang sedari kecil bercita-cita penjadi penulis dongeng pinter bangets nulis cerita dan Keenan mendapatkan ruhnya untuk melukis ketika membaca dan menyelami cerita Kugy. Dan dia mengalami kekeringan ide ketika buku Kugy sudah habis dituangkan ke Kanvas. Dua sahabat yang tak pernah sempet bisa menyampaikan rasa cintanya, sempat masing-masing berkelana pindah ke lain hati, Keenan dengan Luhde Laksmi dan Kugy dengan Remigius Aditya, namun kata hatinya berkata lain.

Aku liat ini Novel sangat menarik sekali namun kenikmatan membaca novel ini amat sangat tergantung dengan kualitas jaringan dari provider GSM XL. Dimana seringkali sinyalnya menjadi lemah pas aku masuk kamar. Hal ini dikarenakan sinyal radio GSM seringkali terhalang oleh tembok-tembok bangunan yang memang bersifat meredam sinyal ini. Sehingga untuk lebih menikmati novel ini aku musti naek ke kamar di Lantai 2 dan tiduran di lantai deket dengan jendela.. Mungkin lain kali lebih enak jika bentuk Format Digital ini dikirimkan via email dengan enkripsi tertentu.

Satu hal yang perlu dicatat dari novel ini ternyata di Internet sudah tersedia novelnya dalam bentuk PDF namun sayangnya masih kurang dua bab terakhir. Entah bagaimana mereka bisa membajaknya dan ini perlu mendapatkan perhatian lagi dari Dee dan rekannya..

Namun di luar itu semuanya, novel yang kesekian kalinya dari Dee ini teramat enak untuk dinikmati dan layak untuk ditunggu versi cetaknya yang kemungkinan baru beredar di toko-toko buku setelah Idul Fitri.

Di blognya terlihat Dee sedang merencanakan Novel terbaru yang ada hubungannya dengan lingkungan.. Jadi gak sabar menunggu keluarnya Novel ini.

Read More.....

Pelajaran Penting

Kali ini aku coba mau membagi 5 dulu Pelajaran Penting.
  1. Pelajaran Penting ke-1: Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir. Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ? Saya yakin soal ini cuma 'bercanda'. Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi,berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya... ? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan 'dihitung' atau tidak. 'Tentu Saja Dihitung !!' kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting!. Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas 'hallo'! Saya selalu ingat pelajaran itu". Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah 'Mak Ijah'.
  2. Pelajaran Penting ke-2, Penumpang yang Kehujanan : Malam itu , pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita berkulit gelap rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan High-Way Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda kulit putih, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya ia ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an di Amerika, yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda. 7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an !) khusus dikirim kerumahnya. Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah : 'Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat...hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda, karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu' Tertanda Ny.Nat King Cole. Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA
  3. Pelajaran penting ke-3 :Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani. Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya 'Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?' katanya. '50 sen...' balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya....'Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?' katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. '35 sen' kata si pelayan sambil uring-uringan. Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. 'Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya...'ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan. Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 4 buah koin 10-sen dan 10 buah koin 1-sen. Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang 'layak'..... .
  4. Pelajaran penting ke-4 - Penghalang di Jalan Kita. Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan. Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu. Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu pikulannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.
  5. Pelajaran penting ke-5 - Memberi, ketika dibutuhkan. Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecilyang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu. Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata 'Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku'. Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,disamping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar...katanya 'Apakah saya akan langsung mati dokter...?'Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya. Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya....

Read More.....

Kimi Raikkonen Stamps


Jikalau kamu adalah penggemar berat Kimi Raikkonen, maka sudah selayaknya menambah koleksimu dengan perangko bergambar dirinya. Perangko ini akan diterbitkan oleh Dinas Pos Finlandia sebagai penghargaan padanya karena telah menjadi Juara Dunia F1 GP tahun 2007 dengan Ferrari. Penerbitan perangko ini juga dimaksudkan dalam rangka peringatan 370 tahun kelahiran dari Dinas Pos Finlandia. Secara resmi, perangko ini akan diluncurkan pada tanggal 8 September 2008, sebelum F1 GP Belgia dimulai.


Selain Kimi, Mika Hakkinen juga pernah dimuat dalam perangko oleh Dinas Pos Finlandia pada tahun 1998 ketika ia mendapatkan gelar juara dunianya yang pertama sebelum era dominasi Ferrari - Michael Schumacher dimulai..
Brum.. Brum... Petualangan Jet Darat F1 GP akan segera dimulai lagi setelah ajang besar Olimpiade Beijing selesai...

Read More.....

Atlantis Ditemukan!!

Dari website Atlan, ternyata Benua Atlantis telah ditemukan! Dan benua itu ternyata ada di Indonesia. Mau baca lebih lanjut? Langsung aja ke Atlantis.

Read More.....

Spesial Person

Ada beberapa orang didunia yang lahir dengan kondisi fisik yang berbeda dengan orang kebanyakan, bahkan beberapa diantaranya memiliki kemampuan yang terkadang diluar nalar kita, berikut beberapa orang dengan kondisi fisik yang istimewa dan aneh.
Pria yang tidak bisa gemuk

Namanya Perry berumur 59 tahun, pria ini dapat memakan makanan apapun yang diinginkannya dalam jumlah tak terbatas termasuk makanan tinggi lemak seperti makanan fast food dan dia tidak perlu khawatir kegemukan. Pria ini menderita kelainan yang disebut Lipodystrophy, kondisi yang membuat tubuhnya secara cepat membakar lemak.

Dahulu Perry adalah anak yang cukup gendut, tetapi ketika berumur 12 tahun tiba-tiba berat tubuhnya turun bebas hanya dalam waktu semalam. Meski berusaha makan sebanyak apapun tetapi tidak menimbulkan efek apa-apa. Pada akhirnya ketika diperiksa ditemukan kelainan tersebut, tubuh Perry ternyata memproduksi hormon insulin 6x lebih banyak dibandingkan orang kebanyakan. Benar-benar kondisi yang diimpikan oleh para pengingin tubuh ramping.

Wanita yang mampu orgasme sebanyak 200x setiap hari

Nama wanita ini, sarah Carmen berumur 24 tahun tinggal di UK. Merupakan wanita yang luar biasa karena dapat dengan mudah mendapat rangsangan dari hampir semua hal sehingga mampu orgasme sebanyak 200x dalam sehari. Bayangkan!

Kondisi ini disebut Sexual Arousal Syndrome (PSAS) yang menyebabkan meningkatnya aliran darah ke organ kelamin. Sarah mengatakan sesekali dia melakukan banyak hubungan sex untuk sekedar menenangkan dirinya dan bagi pihak pria tampaknya tidak perlu bersusah payah karena Sarah dapat mencapai klimaks dengan mudahnya.

Pria yang tidak merasakan dingin

Dutchman Wim Hof namanya, dikenal juga dengan sebutan Iceman, pria ini mampu berenang di air es dan mengubur dirinya ditimbunan es. Bahkan dia pernah memanjat gunung Blanc hanya dengan celana pendek saja!

Para ilmuan tidak dapat menjelaskan kondisi fisik ini, bagaimana bisa pria berumur 48 tahun ini tahan bahkan betah didalam suhu dingin yang seharusnya fatal bagi orang kebanyakan.

Anak yang tidak tidur: terjaga selama 24 jam selama setahun

Rhett Lamb terlihat seperti anak berumur 3 tahun kebanyakan, tetapi ada satu hal yang membuatnya benar-benar berbeda dengan anak sebayanya, yaitu kondisi dimana dia mampu tidak tidur meski hanya sekejap saja.

Rhett terjaga hampir 24 jam penuh selama setahun! membuat orang tua dan dokternya berjaga bergantian untuk mengamati Rhett untuk menemukan solusi. Akhirnya dokter mendiagnosa Rhett mengalami kondisi yang disebut Chiari Malformation.

Otak Rhett secara harafiah terdesak oleh kolom tulang belakang, Sehingga mengacaukan sistem kerja otak, padahal otak mempunyai fungsi vital untuk mengantur rasa ngantuk, berbicara, emosi, sistem sirkulasi tubuh, bahkan mengatur pernafasan.

Gadis remaja yang alergi terhadap air

Namanya Ashleigh Morris, dia tidak bisa pergi berenang, berendam di bak air hangat dan bahkan mandi sekalipun karena dia alergi terhadap air, Bahkan berkeringat pun membuat gadis berumur 19 tahun ini kesakitan.

Ashleigh berasal dari Malbourne, Australia, alergi terhadap air bertemperatur berapapun, kondisi ini terjadi sejak dia berumur 14 tahun. Dia menderita kelainan kulit yang disebut Aquagenic Urticaria, suatu kondisi yang benar-benar langka terjadi didunia.

Wanita yang tidak dapat lupa

Merupakan kemampuan dari wanita bernama AJ (nama asli dirahasiakan untuk menjaga privasi), berumur 40 tahun. McGaugh dan beberapa peneliti dari UCI Researchers telah mempelajari kemampuan luar biasa dari wanita ini. kemampuan untuk menyimpan secara terus menerus dan otomatis pengalaman pribadi dan kejadian umum yang dialami oleh AJ. Jika kita menanyakan hal secara acak peristiwa yang terjadi selama 25 tahun belakangan, AJ dapat menjelaskannya secara detail apa yang terjadi pada waktu itu, hari apa, dan bagaimana cuaca pada hari itu.

Gadis yang hanya makan permen tic tac

Namanya Natalie Cooper, berumur 17 tahun. gadis remaja yang memiliki penyakit misterius yang membuatnya sakit setiap kali makan sesuatu. hampir semua makanan kecuali satu, yaitu permen tic tac!

Dokter tidak dapat menjelaskan, jadi hanya tic tac yang dia makan, selebihnya untuk mendapatkan gizi Natalie mendapatkannya dari makanan dalam tabung (infus).

Gadis yang pingsan setiap kali tertawa

Namanya Kay Underwood, berumur 20 tahun, menderita Cataplexy yang berarti ketika si penderita mengalami emosi berlebihan, ototnya akan melemah. hal seperti gembira,ketakutan, terkejut, kagum dapat membuatnya langsung jatuh tepat dimana dia berada.

Kay menderita penyakit ini sejak 5 tahun yang lalu, pingsan lebih dari 40x dalam sehari. Kay mengatakan “orang menganggap hal ini sangat aneh dan tidaklah mudah menghadapi reaksi orang lain”.

Selain Cataplexy Kay juga harus melawan Narcolepsy, yaitu kondisi yang dapat membuatnya tertidur secara tiba-tiba. Narcolepsy menyerang lebih dari 30.000 orang di UK dan sekitar 70% nya juga memiliki penyakit Cataplexy.

Wanita yang alergi terhadap teknologi

Untuk sebagian besar orang, Handphone, memasak dengan Microwave adalah bagian dari kehidupan di abad 21. tetapi benda ini sangat tidak mungkin dimiliki bagi Debbie Bird, karena dia alergi terhadap Handphone dan Microwaves.

Wanita berumur 39 tahun ini sangat sensitif gelombang elektromagnetik (EMF) yang dihasilkan oleh komputer, handphone, microwave dan beberapa mobil. efek bila terkena kulit Debbie adalah luka ruam memerah dan bisa melebar 3x jika berada terlalu dekat dengan sumber EMF. Maka Suami Debbie yang bekerja sebagai manager health spa merubah rumah mereka menjadi bebas EMF.

Read More.....

Topeng Monyet

Siang itu di weekend yang cukup cerah di Jakarta, aku dan istriku sedang mencoba menyuapi anakku makan siang. Tapi susahnya itu loch... Eh, koq ada suara tukang topeng monyet yach. Ya udah aku panggil aja dia dan mulailah dia menggelar dagangannya dan si Topeng Monyet pun menari, berlari ataupun berjalan sesuai perintah sang pawang. Terkadang kasihan juga sich ngeliat dia dipukul kala dia tak menuruti perintah si pawang, dan duch itu rantai yang melingkar di lehernya membuatku trenyuh dan jadi iba. Dia yang mustinya bisa bergelantungan dari dahan pohon ke dahan yang lain, bermain dan bercanda dengan sanak saudaranya sekarang musti pake baju dan bergerak seperti kemauan sang Pawang.

Ketika matanya menatapku dengan tanpa berkata-kata seolah-olah dia ingin mengadukan nasibnya yang terhina ini. Tak lagi bebas berkeliaran di hutan-hutan Indonesia. Pilihannya hanyalah menyambung hidup atau mati karena tak ada lagi hutan rimba di Indonesia. Duh Gusti, negeri ini yang indah semakin hancur aja. Tak adakah lagi orang yang peduli dengan hutan kita? Tak bisakah kita menyelamatkannya untuk anak cucu kita kelak?? Seperti firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, "Afaala Ta'qiluun".. "Apakah kamu tidak berpikir?"

Read More.....

Novel terbaru Dewi Lestari - "Perahu Kertas"

Ketika aku gak ada kerjaan dan lagi mainin XL Life in Hand-ku, ada banner yang menarik dari salah satu pengarang favoritku, Dewi Lestari. Terus terang aku udah baca dua novelnya yang terdahulu, yaitu Supernova dan lanjutannya. Tulisannya itu enak dibaca, renyah dan sangat mengasyikkan. Banner itu berhasil mencuri perhatianku karena disana dikatakan bahwa sebagai pengguna XL maka kita berkesempatan untuk membaca Novel terbaru Dewi Lestari atau dengan nama pena "Dee" melalui handphone kita dengan mendownloadnya via Life in Hand service. Untuk orang lain mungkin tidak mengasyikkan, tapi buatku itu amat mengasyikkan dan merupakan tantangan baru.
Mengasyikkan karena dengan HP-ku aku bisa menyelesaikan membaca cerita Ayat-Ayat Cinta versi PDF file dalam waktu 2 hari saja. Kapanpun, dimanapun, aku baca ceritanya lewat HP, meskipun untuk itu agak sedikit merepotkan karena versi PDFnya didesain untuk pembacaan via layar komputer biasa bukan layar HP yang lumayan kecil. Namun apalah arti semua tantangan itu dibandingkan dengan rasa keingin tahuanku akan cerita dari novel terbaru Dee. Ya udah langsung aja aku daftar untuk bisa membaca dengan mendownload ceritanya. Tak berapa lama aku hanyut dalam ceritanya yang dituliskan dengan bahasa ringan, lugas, menarik dan tak sabar untuk mendownloadnya.
  • Kalau temen-temen pengen tahu gimana caranya buat ngebaca, bisa baca disini nich
  • Lha kalau mau baca reviewnya dulu sebelum memulai untuk download ya kesini ajach.
  • Mau tahu sinopsisnya?? Langsung aja meluncur kesini yach teman..
Udah dulu yach aku mau bergabung dulu dengan Jendral Pilik dan Pasukan Alitnya serta tak sabar pengen tahu gimana akhir cerita dari dua utusan Dewa Neptunus, Kugy dan Keenan itu... Daag...

Read More.....

Wikipedia Indonesia

Hmmm.... Mata ini udah ngantuk, tapi kalau aku tunda lagi aku gak tau lagi kapan bisa menuliskan tentang ini di blogku. Sebenarnya aku udah pengen banget menuliskan tentang Workshop Blog & Wiki yang telah diadakan di Jakarta Convention Centre pada hari Jum'at, 8 Agustus 2008 dalam hajatan besar Indonesia ICT Award 2008. Tema dari Indonesia ICT Award 2008 ini adalah Kebangkitan Nasional melalui Kreativitas Digital. Hmmm.... Tema yang cukup menarik. Aku rasa tema ini mengambil ide dari ajang 100 tahun peringatan Kebangkitan Nasional yang dimulai tahun 1908 dulu. Cukup nyambung dan menarik untuk dilaksanakan oleh segenap komponen bangsa dan bukan hanya tinggal jargon semata. Maklum, udah TST - Tahu Sama Tahu, bangsa kita paling pinter bikin singkatan or jargon tapi pelaksanaannya nol besar. Kayak lelucon Batalyon 805 yang sempat hinggap di salah satu perusahaan plat merah di negeri ini. Jadi, ada sekumpulan orang yang bisa digolongkan sebagai Batalyon 805. Artinya, mereka datang ke kantor dan absen tepat jam 08:00 WIB, pulangnya juga OTP - On Time Performance, tepat pukul 17:00 atau 05:00 sore, tapiiiiiiiii.... selama itu apa yang dikerjakannya itu hanyalah Nol Besar alias tak ada hasilnya apa-apa. Makanya mereka dijuluki sebagai Batalyon 805. Udah ach, koq jadi ngelantur begini ya...

Jadi workshop ini diadakan dalam dua gelombang, sesi pertama ditujukan untuk khalayak umum yang dimulai dari jam 09:00 - 11:00. Sedangkan sesi kedua ditujukan untuk kalangan perusahaan atau organisasi yang dimulai dari jam 14:00 - 16:00. Sedikit pandangan mata dari acara yang pagi bisa dibaca pula di Journalnya si Ricky, salah satu Wikipedian

Selama ini apa yang aku dengar dari teman-temanku kala mereka tahu bahwa aku sedang berkontribusi aktif di Wikipedia Indonesia, "Emangnya kamu dibayar berapa hingga mau berkontribusi di Wikipedia Indonesia??" Kujawab, tak ada. Semangkin heranlah mereka. Mungkin aku termasuk makhluk aneh kali ya di negeri yang semangkin materialistis ini, dimana segala sesuatunya selalu dinilai dengan uang, uang, uang dan uang. Subhanallah.. Langsung aja aku jelasin ke mereka bahwa situs ini dibangun oleh komunitas, dimana kami para Wikipedian dipersatukan oleh semangat untuk terus berkarya dan bahu membahu. Mungkin gampangnya bila kita ingat fenomena Operating System, Linux yang pernah membikin heboh negeri ini karena kehadirannya telah membangunkan si macan tidur Microsoft yang cukup terlena selama ini. Analogi sederhanaku, selama ini kita selalu merasa bahwa di Internet kita bisa dapetin uang sebanyak-banyaknya. Makanya jadinya aneh kalau ada orang yang mau meluangkan waktu tanpa dibayar sepeserpun.. Persis seperti komunitas Linux yang saling membantu, dimana jikalau ada sedikit lubang atau bug di Linux maka dalam waktu tidak terlalu lama bug tadi akan segera dibenerin oleh komunitasnya, karena sifatnya yang terbuka.

Namun walau dia bersifat terbuka, untuk bisa menulis di Wikipedia itu musti taat dengan panca pilar jikalau tidak ingin tulisan yang sudah dibuat hilang dihapus oleh para penjaga atau pengurus. Kelima pilar itu adalah:
  • Wikipedia adalah sebuah Ensiklopedia. Oleh karena itu, situs itu bukan tempat beriklan, situs blog, tempat menanyakan jawaban tugas, tempat berdakwah ataupun beropini.
  • Wikipedia memiliki sudut pandang netral. Makanya tulisan yang, misalnya mengandung SARA, akan segera dihapus dan hilang dari peredaran.
  • Wikipedia memiliki isi bebas, tetapi bukannya tanpa aturan. Gampangnya inget aja soal Hak Asasi Manusia (Lho koq????) Lha iya, setiap orang itu khan memiliki Hak Asasinya masing-masing dan bebas melakukan apa saja. Tetapi perlu diingat bahwa Kebebasannya itu dibatasin oleh Hak Asasi orang lain. Jadi selalu ada batasnya karena kalau tidak terbatas itu sama aja dengan tiada (ingat hukum Matematika).
  • Oleh karena itu, Wikipedia memiliki aturan tingkah laku. Aturan-aturan ini bukannya membuat susah tapi ini demi menjaga pilar-pilar diatas. Tugas ini kembali diemban oleh para pengurus. Dan yang terakhir
  • Tidak perlu terbebani aturan. Yang penting nulis aja dulu, sambil belajar apa yang boleh dan tidak. Pengalamanku sendiri mengajarkan bahwa tidak semua gambar yang ada di Internet bisa dimasukkan di Wikipedia karena pada dasarnya setiap gambar itu ada "copyright-nya". Bahkan udah sampai dua kali gambar yang udah aku upload hilang karena melanggar aturan itu, tapi tak pa-pa itu khan bagian dari proses belajar. Intinya satu, jangan takut untuk mulai menyunting, kalau dihapus pasti ada datanya si penghapus. Lha kita bisa nanya kenapa dihapus. Pasti mereka dengan senang hati akan menjelaskannya.

Kalau ada yang bertanya apa sich gunanya Wikipedia? Dari workshop yang udah aku ikutin berikut ini adalah gunanya:
  • Sumber rujukan. Selama ini tentunya kita tahu bahwa suatu ensiklopedia adalah tempat pertama yang kita tuju ketika Kita pengen tahu akan sesuatu. Nah kalau di Internet, Wikipedia inilah tempatnya. Trus, kalau kita ketikkan kata kunci di search engine Google, maka hampir dipastikan yang muncul di deretan-deretan atas adalah halaman dari Wikipedia. Oleh karena itu tidak salah jika perusahaan sebesar Newmont sudah mengalokasikan orang dan dana khusus guna memantau tulisan yang terkait dengan mereka di Wikipedia, sudahkah ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lainnya??
  • Bahan riset. Di Wikipedia banyak bahan yang bisa dipergunakan untuk riset, dan ini seringnya dipergunakan oleh para peniliti
  • Hiburan, karena Wikipedia bukan blog maka tentunya kita gak bisa untuk menumpahkan uneg-uneg kita disana. Namun apa yang aku alami, dengan semangkin seringnya aku menulis ada rasa senang yang menjalari hati ini. Senang karena bisa berbagi ilmu dengan yang lainnya. Senang karena bisa menerjemahkan artikel dari Wikipedia bahasa lain ke Bahasa Indonesia yang baku dan benar. Senang, karena tanpa disadari, telah memberikan kontribusi aktif kepada para insan Indonesia.
  • Selain itu dengan menulis atau menyunting di Wikipedia Indonesia, secara tidak langsung kita telah mempergunakannya sebagai tempat untuk "Latihan menulis dan menerjemahkan. Kenapa bisa begitu, karena biasanya sumber tulisan di Wikipedia Indonesia berasal dari Wiki berbahasa lain, umumnya ya Bahasa Inggris. Namun tidak menutup kemungkinan dari Wiki yang berbahasa Belanda, Perancis, Jerman, Jepang atau lainnya yang dikuasai oleh penulis di Wiki. Wikipedia bisa menjadi sarana untuk latihan menulis, khususnya menulis suatu tulisan, yang hampir mirip makalah dengan mempergunakan Bahasa Indonesia yang baku dan benar. Bedanya dengan Blog, di Wiki, tata bahasa yang dipergunakan adalah tata bahasa yang baku dan benar, sehingga tidak akan pernah ditemui disana bahasa slank, bahasa walikan, prokem ataupun bahasa gaulnya anak-anak Jakarta. Jika pengen nulis kayak gitu ya tempatnya di Blog. Tapi janganlah ini menjadi kendala karena secara dasar kita khan sudah bisa ber-Bahasa Indonesia, maka mulailah menulis di Wikipedia Indonesia, jangan tunda, jangan ragu, karena kebebasannya maka jika ada tulisan yang tidak benar pasti ada rekan-rekan dari komunitas yang turun tangan untuk membantu mengembalikannya ke relnya. Jika diperlukan apakah suatu tulisan layak masuk Wiki atau tidak, sering diambil melalui Voting. Saya sendiri pernah turut berpartisipasi didalamnya ketika ada seseorang yang mencoba menyimpang dari visi Wiki itu.
  • Komunitas dan sosialisasi. Dengan tidak mengesampingkan peran dari Friendster, Facebook, Multiply, Plurk dan jejaring sosial lainnya, dengan menjadi kontributor di Wikipedia Indonesia maka kita akan bertemu di dunia maya dan dunia nyata teman-teman kontributor Wiki lainnya. Toch dengan bertambah banyaknya teman kita, Insyallah jalan rejeki kita akan segera bertambah dan barokah...
Gak kerasa udah cukup panjang juga aku menulis kali ini, kalau boleh aku akan tutup tulisan ini dengan beberapa data yang layak kita cermati:
  • Wikipedia dirintis oleh Jimmy Wales pada awal 2001
  • Per Agustus 2008, sudah tersedia dalam 264 Bahasa termasuk Bahasa Jawa, Bahasa Banyumasan, Bahasa Melayu, Bahasa Sunda, Bahasa Bugis loch..
  • Mei 2003 adalah saat pertama Wikipedia Indonesia diluncurkan
  • Memiliki dan terkait dengan proyek lainnya yaitu: Wiktionary - Kamus dan Thesaurus; Wikibooks - Buku dan Manual; Wikiquote - Koleksi Kutipan; Wikisource - Naskah Sumber; Commons - Multimedia; Wikispecies - Data Species; Wikinews - Jurnalisme Masyarakat dan Wikiversity - Materi Pendidikan dan Pengajaran.
  • Wikipedia Indonesia menduduki nomor 25 jumlah artikel terbanyak dari total 264 edisi bahasa di Wikipedia. Prestasi yang membanggakan!
  • Wikipedia Indonesia menduduki peringkat ke-3 di Asia sebagai situs Wiki yang memiliki artikel terbanyak dari sekian bahasa yang diakui di ASIA. Indonesia menduduki peringkat ke-3 setelah Jepang (nomor 5 di dunia) dan Mandarin (nomor 12) di dunia. Terlihat dari data ini masyarakat Jepang sudah terbiasa menulis dibandingkan kita, dimana hal ini didorong oleh pemerintahannya dengan menerjemahkan semua buku ke dalam Bahasa Jepang. Apakah ini diperlukan untuk Indonesia??? Saya rasa tidak perlu..
  • Pernah tahu kata "daring"? Ini adalah Bahasa Indonesia baku untuk istilah On-Line. Daring sendiri singkatan dari "Dalam Jaringan". Lawan katanya adalah "luring" atau "Luar Jaringan".
  • Wikipedia secara keseluruhan telah memiliki 11 juta artikel dalam 264 bahasa dan merupakan situs ke-8 terpopuler menurut ALEXA.
  • Saat ini jumlah artikel di Wikipedia Indonesia telah menyentuh angka 87,800-an. Cita-citaku sich pengen bisa nyumbang artikel sehingga akhir tahun 2008 jumlahnya menyentuk angka, minimal 100,000 artikel.
Akhirnya aku mengajak semuanya untuk mulai berkontribusi aktif di Wikipedia Indonesia. Daripada dengerin acara gosip yang gak jelas, suntuk dengerin berita Ryan, dan lain sebagainya, alangkah baiknya jika mulai nge-Wiki. Oh ya, sebelum tulisanku ini benar-benar kusudahin, aku mau berbagi sedikit pengalamanku selama ini nge-Wiki. Karena selama ini aku menulis di Wikipedia Indonesia dari menerjemahkan tulisan di Wiki ber-Bahasa Inggris, maka semangkin banyaklah ilmu yang kutimba dari sana, dan dengan menulis di Wiki, maka aku membuka jendelaku dan terbang ke seluruh dunia melalui dunia maya... Subhanallah....

Read More.....

My Plurk Time Line

Sekarang aku lagi punya kesibukan dan keasyikan baru yaitu nge-PLURK. Di aplikasi ini aku sibuk ngeplurk, ngasih komentar, ngerubah profile, ganti foto, semata-mata hanya untuk memperbesar KARMA-ku.. Hua.. Ha.. Ha.. Ha..

Tapi asyik juga aplikasi ini dibandingkan dengan aplikasi sejenis.

Anyway and anyhow, kalau mau tahu plurk-ku ya bisa diliat di Dian Plurk.

Lumayan, nambah temen dan membuang kebosanan...

Read More.....

Personality Test

After I read my friend journal, I straight go to the website at Personality Test I got the result as follows:

Click to view my Personality Profile page

Would you like to know yours?? Take the test now at Personality Test

Read More.....

Senin Pagi (28 Juli 2008), Wall-E dan SOHO

Pagi ini rasanya aku masih pengen bermain-main dengan kedua jagoanku dan ngebayangin macetnya "belantara" Ibukota membuatku semangkin enggan membawa tubuhku ke kamar mandi. Iseng-iseng aku temenin anakku yang sedang lagi nyetel film "Wall-E". Film ini ada film-film semacam "Toy Story" dan kanca-kancanya yang menceritakan bumi di beberapa puluh tahun yang akan datang. Pada masa itu bumi bukan suatu tempat yang layak lagi untuk dihuni. Pada masa itu bumi hanyalah tempat tumpukan sampah. Karena bumi sudah tidak menjadi tempat yang layak huni, maka semua manusia telah diungsikan ke jagat raya dalam suatu kapal ruang angkasa.

Namun dibalik semua itu, sebenarnya manusia sebagai penghuni bumi masih ingin sekali kembali ke bumi. Oleh karena itu mereka menciptakan suatu robot pintar, Wall-E (Waste Allocation Load Lifter Earth-class). Robot ini dirancang untuk membersihkan bumi dari segala kotoran dan sampah yang ada. Dan diharapkan ketika sampah itu sudah bersih, maka tetumbuhan akan dapat tumbuh kembali, menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh manusia, menciptakan pelindung alami yang disebut lapisan ozon, yang melindungi umat manusia dari sinar mentari yang bisa merusak. Si Wall-E, selain menjalankan tugasnya sebagai robot pembersih, sebenernya tidak sendirian tetapi dikarenakan satu dan lain ketika manusia pergi mengasingkan diri dari bumi yang sudah penuh sampah, mereka lupa untuk mematikan satu robot ini, dan hanya dia seorang yang tinggal ditemani oleh seekor kecoa. Ketika melihat kecoa itu, aku berucap Subhanallah, Maha Suci Allah SWT yang telah menciptakan seekor kecoa. Ternyata makhluk Allah itu adalah seekor binatang yang memiliki tingkat ketahanan hidup yang teramat tinggi. Bahkan suatu penelitian pernah mengungkap bahwa seekor kecoa tidak akan mati jikalau kepala dan lehernya masih menyatu, Subhannallah..

Dari situ, hatiku mulai tersentil, dan mulai kuraih handukku, tapi langkahku masih tertahan untuk ngikutin terus film ini. Layarpun berpindah ketika secara tak berapa lama bumi kedatangan tamu robot lain yang berwarna putih bernama EVE. Dia adalah sebuah robot eksperimen yang ditugaskan turun ke bumi untuk nantinya memberikan sinyal kepada para manusia bahwa sudah saatnya kembali ke bumi. Secara tidak sengaja, si Wall-E menemukan bahwa dari sekian banyak sampah yang berserakan di muka bumi, ada kecambah yang tumbuh terlindung dari badai radio aktif yang sering terjadi. Karena si Wall-E ini sukanya mengumpulkan benda-benda menarik, maka dia mengambil tanah dan kecambah tadi untuk disimpannya dalam koleksinya. Pertemuan mereka memberitahukan EVE bahwa ada harapan pada umat manusia untuk kembali pulang ke rumah di bumi yang tercinta ini.

Di lain pihak, didalam kapal ruang angkasa, makhluk bumi sudah lupa dengan fitrahnya sebagai manusia yang musti jalan, berkomunikasi dengan verbal dan lain sebagainya. Mereka sudah lama sekali dimanjakan oleh teknologi, dimana semuanya dirancang serba otomatis, sehingga postur tubuhnya jadi melar dan gemuk sekali. Kalaupun pengen maen tenis, maka robot yang akan menggantikannya dan mereka hanya duduk, minum dan makan plus menontonnya. Tentu saja selama lebih dari 700 tahun maka tubuh mereka menjadi super dupper gemuk. Mereka bahkan sudah lupa rasanya berpegangan tangan, semuanya sudah diatur oleh robot-robot pintar sehingga umat manusia melupakan fitrahnya. Kedatangan Wall-E dengan kecambahnya dan bantuan EVE plus beberapa robot yang tidak lolos seleksi Team Quality Control, mereka bahu membahu menyadarkan sang Kapten kapal bahwa ada kesempatan untuk memperbaiki bumi.

Dari peristiwa hari ini aku menjadi semangkin kuat untuk berkeingann bisa bekerja dari rumah. Hal ini bahkan sering sekali disitir oleh anakku yang pertama Rayhan, yang dengan santainya bilang "Papa ngapain musti ke kantor? Khan rumah Papa kantor juga. Papa khan bisa juga kerja dari rumah." Walau kata-katanya itu sering kudengar tapi tak henti-hentinya aku tertegun kala dia berbicara seperti itu. Apakah itu pertanda bahwa keinginanku untuk kerja dari rumah sehingga aku punya banyak waktu dengan keluarga akan segera terwujud? Insyallah, amin. Kedua, dari film itu aku belajar untuk tidak terlalu memanjakan diriku dan lebih aktif lagi bergerak, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabiullah Muhammad SAW yang justru semakin giat bekerja di kala puasa. Bisakah aku?? Tentu saja bisa dunk... Hal lainnya yang kupelajari dari pilem ini, walau bagaimanapun umat manusia tidak bisa lari dari fitrahnya sebagai makhluk "Homo Homini Lupus", dimana ia ditakdirkan untuk hidup bersosialisasi dan tidak sendirian.

Hmmm... Suatu renungan yang menarik yang kudapatkan pagi ini, dan tak lupa kubersyukur pada-Nya, Alhamdulillahirrobil alamin atas semua karunia-Nya...

Read More.....

Yang Baru Saja Kusadari - Tintin

Alhamdulillah akhirnya kelar juga aku buat ngeberesin Kotak Info tentang Tintin ID di Indonesia Wikipedia. Selama aku melakukan kerjaan itu ada beberapa hal kecil yang baru kusadari ketika melakukan pencatatan atas buku-buku tentang Tintin ini untuk lalu dimasukkan dalam Indonesia Wikipedia itu. Pencatatan itu aku ambil dari sampul dalam buku komik serial "Petualangan Tintin" dalam Bahasa Indonesia yang sudah diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama (GPU). Dalam sampul ini akan memuat informasi lebih detail tentang suatu buku, seperti Nomor ISBN, siapa penterjemahnya, kapan diterjemahkan, kapan terbit pertama kalinya, apa judul aslinya, dan banyak hal lainnya.


Hal-hal yang menarik perhatianku itu adalah:
  1. Ternyata ada pola tertentu yang diberikan oleh GPU dalam memberikan kode atas bukunya. Kode yang diberikan untuk serial ini adalah GM 310.08.XXX, dimana XXX adalah tiga digit yang "seharusnya" melambangkan urutan buku. Jadi seharusnya buku yang pertama, seharusnya memiliki kode GM 310.08.001. Tapi...ketika aku cermati, buku yang pertama yang berjudul "Tintin di Tanah Sovyet" memiliki kode GM 310.08.002 dan buku kedua yang berjudul "Tintin di Congo" malah memiliki kode GM 310.08.001. Hal ini sedikit menggelitikku karena ini tidak lazim, mengapa? Karena pada buku-buku selanjutnya XXX akan mewakili buku keberapa dia dalam urutan 24 Judul serial "Petualangan Tintin" yang sudah diselesaikan oleh penciptanya. Aku beranggapan, bahwa kemungkinan pihak GPU bermaksud menerbitkan "Tintin di Congo" lebih dulu sebelum "Tintin di Tanah Sovyet".
  2. Hal lainnya yang aku ketemukan, adalah kapan "kemungkinan" terjemahan ke dalam Bahasa Indonesianya disetujui oleh pihak penerbit aslinya, Casterman. Data ini aku ambil dari bagian yang menyatakan hak terjemahannya ada pada Casterman/Gramedia tahun XXXX. Dari 11 judul yang sudah kupunya, ternyata ada beberapa kisah yang sudah disetujui oleh pihak Casterman tentang terjemahannya ke dalam Bahasa Indonesia di tahun 2007, mereka adalah "Tintin di Tanah Sovyet", "Tintin di Congo", "Tintin di Amerika", "Cerutu Sang Firaun", "Pulau Hitam" dan "Kepiting Bercapit Emas". Namun entah kenapa serial ini baru diterbitkan pada tahun 2008, hanya pihak GPU yang bisa menjelaskannya.. Namun kembali perlu diingat bahwa ini hanyalah dugaanku atas temuanku itu.
  3. Dari sekian banyak buku komik "Petualangan Tintin" terbitan GPU, hingga saat ini baru ada dua penerjemah serial ini yang tercantum dalam "credit title"nya, yaitu Donna Widjajanto dan Dini Pandia. Berbeda dengan terbitan INDIRA, karena terjemahan dilakukan secara kroyokan, maka yang tercantum dalam credit title itu hanyalah "Team Indira". Kalau GPU, dugaanku, dua nama ini adalah mereka yang bertanggung jawab atau pimpinan dari team penterjemah, ataupun bisa jadi memang mereka menerjemahkan serial ini sendiri ke dalam Bahasa Indonesia tanpa bantuan dari suatu team. Hal ini cukup menarik perhatiannku dikarenakan serial ini telah ada sejak tahun 80-an sehingga boleh dibilang semua artis yang masa mudanya dihabiskan di tahun tersebut pasti tahu dan membaca serial komik ini. Konsekuensinya, GPU akan menghadapi tekanan dan tantangan yang amat besar dari para penggemar Tintin yang sudah ada sebelum mereka menerbitkan ulang serial ini. Namun hingga detik ini aku lihat mereka mampu untuk menyelesaikan tantangan dan tekanan tersebut, bravo..


Sampai berjumpa dengan infoku yang lain lagi tentang Tintin terutama sekali karena proyek pribadiku untuk mengupdate Wikipedia Indonesia masih terus berjalan...

Read More.....

Cara Kerja Modern

Pagi ini (22/7/200) ketika aku ngebrowse harian "Kompas" edisi cetak, mataku langsung tertuju pada tulisan dari bang Ninok Leksono dari bagian IPTEK yang membahas mengenai Rapat Virtual dan Cara Kerja Modern, yang edisi elektroniknya bisa dibaca disini. Pelan-pelan aku baca apa yang beliau tuliskan, dan ternyata beliau mengulas secara singkat konsep kantor dalam sebenarnya dan kantor virtual. Dalam tulisan beliau juga digambarkan bagaimana dengan teknologi Video Conference, memungkinkan bahwa para peserta dapat menghadiri rapat tanpa perlu takut akan jetlag, lelah karena penerbangan panjang antara benua (dari USA ke Asia bisa sampai 15 jam-an lebih waktu dihabiskan dalam penerbangan) dan pemborosan waktu yang dipergunakan hanya untuk perjalanan dinas. Dengan teknologi ini maka memungkinkan para eksekutif memiliki waktu luang dengan keluarganya lebih banyak lagi.

Sebentuk senyum simpul tersungging di ujung bibirku karena pernah mengalami hal ini ketika masih kerja dengan salah satu perusahaan multi nasional berpusat di Geneva, Swiss. Perusahaan ini adalah perusahaan dunia dengan tidak kurang dari 140 kebangsaan di dalamnya. Di divisi Sales, akulah orang Indonesia satu-satunya dan sudah sering sekali aku ikutan rapat online, namun media yang kugunakan hanyalah telepon. Jadi karena perusahaan ini adalah perusahaan global, maka sudah pasti ada nomor akses lokal di hampir setiap negara. Sehingga ketika akan melakukan rapat, undangannya dikirimkan via email dengan segala keterangan tambahan termasuk waktu rapat. Dalam email ada fasilitas yang bisa membuat kita tahu jam berapa meeting itu diselenggarakan sesuai dengan waktu setempat. Walaupun undangan rapat berdasarkan waktu UTC, dengan tools tersebut, bum, aku tahu jam berapa aku musti dial-in.

Rapat Online yang biasa aku lakukan adalah dengan dial-in nomor tertentu pada waktu yang telah disepakati dan menyebutkan nama. Kemudian dimulailah rapat itu. Untuk divisiku, Sales, rapat rutin selalu diselenggarakan pada hari Senin, jam 11:00 WIB, atau pas jam makan siang di Singapore, atau sudah menjelang sore untuk kantor Sydney dan baru mulai jam kerja di India. Beberapa kali aku sering menghadiri rapat yang diadakan pada tepat jam 01:00 WIB, karena waktu itulah yang pas untuk rekan-rekanku di UK dan USA melakukan meeting. Namun kadangkala mereka juga mengikuti jam Indonesia, misalnya ketika musti dilakukan suatu presentasi hingga Live Demo langsung dari Atlanta. Perbedaan waktu antara Atlanta dan Jakarta adalah 12 jam. Presentasi itu dijadwalkan mulai jam 09:00 WIB atau tepatnya jam 21:00 di Atlanta, dan baru berakhir jam 15:00 WIB atau jam 03:00 pagi di Atlanta. Sungguh suatu pengalaman yang unik, melelahkan namun aku rasa lebih efektif dan produktif. Karena dengan fasilitas ini secara profesional aku bisa mengatur waktuku sendiri, kapan musti ketemu dengan client, kapan musti OnLine dengan team support dan lain sebagainya. Terlebih lagi dengan kemacetan Jakarta yang semakin parah fasilitas ini memberikan banyak dukungan sehingga aku bisa ikutan rapat hampir dimanapun. Bahkan pernah beberapa kali aku melakukannya di mobil yang sedang diparkir di areal parkir customer karena setelah rapat aku musti langsung bertemu dengan customerku. Dengan ini aku merasa sudah tidak ada lagi batas negara dan bahasa, dan itu membuatku mengartikan WWW bukan lagi sebagai World Wide Web tapi World Wide Workplace, karena tidak jarang aku masih "bekerja" sambil mengawasi anak-anakku yang sedang asyik berenang di salah satu Hotel di Sanur, Bali He.. He.. He..

Read More.....

Masjid Cut Mutiah


Pagi yang cukup enak dan cerah hari Selasa, 22 Juli 2008 ini. Udara yang cukup segar di pagi hari membuatku merasa lebih enak dan nyaman untuk bisa berangkat ke tempat kerja serta bertemu beberapa teman. Pagi ini seperti biasanya ruteku adalah melewati jalan Cut Mutiah trus masuk ke area kedutaan German dan langsung ke arah SCBD. Sebenarnya sudah seringsekali aku melewati Masjid Cut Mutiah ini, namun entah kenapa pagi ini ada magnet tertentu yang menarikku sangat kuat untuk membelokkan motorku ke arahnya. Karena kuyakin bahwa ini adalah bisikan-Nya maka dengan enteng aku arahkan "Kharisma 125D"ku masuk ke pelataran parkirnya. Hari masih di pagi disana, namun kulihat beberapa loper koran sudah mulai membereskan dagangannya dan mencatat sudah berapa eksemplar koran yang sudah didistribusikan untuk kemudian diperhitungan di siang harinya. Di bagian yang lain para penjaja makanan dorongan seperti bubur ayam lagi dikerubutin ama para pembeli dan mereka keliatan riang gembira, mungkin membayangkan berapa rupiah yang bisa dibawanya pulang untuk anak dan istrinya, Subhanallah...

Setelah kuparkirkan kendaraanku, langsung aja kubertanya kepada seorang Bapak yang sedang mengatur korannya, dimana aku bisa mengambil air wudhu. Dengan ramah dan senyumanya beliau menunjukkan bahwa itu bisa dilakukan di bagian area yang berdekatan dengan Rumah Makan Padang Sederhana. Dengan segera kulangkahkan kakiku kearah itu dan segera kuambil air wudhu. Alhamdulillah terasa segar air wudhu membasahi mukaku yang agak berdebu terkena debu-debu jalanan Ibukota. Kunikmati tetes demi tetesnya sambil tak lupa kubersyukur pada-Nya yang telah memberikan daku untuk merasakan semua ini. Selesai berwudhu, kulangkahkan kakiku untuk segera masuk Masjid, namun langkahku tertahan akan panggilan seorang Bapak yang memanggilku. Oh, ternyata beliau mengingatkanku untuk menyimpan sepatuku baik-baik, karena ditakutkan ada orang yang mengambilnya kala aku bermunajat pada-Nya. Subhanallah, di lautan ketidak pedulian masyarakat Ibukota ini ternyata masih terseli orang-orang yang mau saling bantu membantu, ingat mengingatkan. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah SWT yang selalu memberikanku dan mengiring langkahku dengan orang-orang yang baik seperti itu. Menuruti sarannya, kusimpan baik-baik sepatuku dan langsung aku langkahkan kakiku ke dalam Masjid.

Pertama kali kulangkahkan kaki kedalam, terasa kesejukan hawa masjid membelaiku, mengajakku lebih masuk kedalam untuk segera bermunajat pada-Nya. Kulirik jam tanganku, ah kurasa sudah waktunya untuk menegakkan Dhuha. Segera kuhadapkan arahku ke kiblat dan kuangkat tanganku untuk segera naik ke langit ke tujuh menghadap-Nya langsung tanpa perantara. Disana di langit itu, kumerasa Allah menerimaku dengan senang hati, didengarkannya keluhanku, dibelainya hatiku, dibersihkannya hatiku agar bisa sebening kaca yang dapat memancarkan kembali Nur-Nya pada seluruh umat manusia dan jagad raya ini, Subhanallah, setelah sekian lama, baru kali ini aku rasakan kembali kesejukan ini, terima kasih ya Allah SWT.

Setelah bermunajat, kuedarkan pandanganku ke sekitar dan kulihat betapa cantiknya Masjid ini. Ornamen-ornamennya, bangunannya mengingatkanku akan bangunan sekolahku di SMAN 1 Malang yang sama-sama bangunan peninggalan/warisan Belanda. Sesampainya di kantor baru kutahu bahwa bangunan Masjid ini adalah bekas kantor NV Bouwpleg, kantor Biro Arsitek dan Developer Pieter Adriaan Jacobus Moojen (1879 - 1955). Bangunan yang bergaya arsitektur Art Nouveau ini pernah jadi Kantor Jawatan Kereta Api Belanda, Kantor Kempeitai Angkatan Laut (pada jaman Jepang). Dan setelah merdeka menjadi Kantor Urusan Perumahan dan kemudian sebagai Kantor Urusan Agama, sebelum akhirnya Gubernur Ali Sadikin meresmikannya menjadi tempat ibadah. Cerita lengkap akan Masjid ini salah satunya bisa ditemui disini. Ooopsss, karena terlena akan keelokannya aku jadi lupa untuk menegakkan Sholat Sunnah Tahiyatul Masjid, namun kuberjanji, lain kali jika aku mampir lagi kesana, tak akan kulupakan untuk menegakkanya. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah yang telah membawaku kesana dan menambah pengalaman tebal imanku dan memperkaya pengalaman spiritualku....

Read More.....

Herge's Cameo

Hari Minggu ini aku lagi asyik melakukan update di Wikipedia Indonesia tentang Tintin. Kali ini aku lagi memasukkan narasi tentang film-film Tintin dalam bentuk kartun yang dibuat sebagai suatu serial televisi. Serial ini sudah diputar di beberapa stasiun TV di Eropa, Amerika, India dan Indonesia. Untuk Indonesia, aku lupa apakah versinya sama dengan yang tertulis di Wikipedia Indonesia. Dalam proses penulisan itu, aku tertarik dengan ide dari Herge untuk menjadi semacam "bintang tamu" yang numpang lewat di beberapa adegan. Dari yang sudah dicatat oleh para Tintinologist di websitenya ternyata sudah lebih dari 39 adegan dia muncul dalam adegan di film. Hal ini seperti yang sering dilakukan oleh Alfred Hitchcock dalam film-filmnya.

List lengkap dari 'penampakan' Herge dalam film-film serial TV Tintin ini bisa diliat di Wikipedia Indonesia, sedangkan foto-fotonya dapat juga dilihat di bawah ini
Herge Cameo

Read More.....

Adipati Sengguruh ke USA???


Pagi ini aku mendapatkan suatu email yang cukup menarik perhatianku. Email ini dikirimkan oleh salah seorang rekan dari SMAku, SMA Negeri 1 Malang, Jawa Timur yang sekarang berdomisili di Hawaii, Amerika nun jauh disana. Dalam emailnya dia menyampaikan bahwa kami dari para alumni SMA N 1 Malang yang pernah mempergelarkan ludruk episode "Adipati Sengguruh" bisa dan kemungkinan besar untuk diundang mementaskannya di Hawaii, khususnya di area East West Center University of Hawaii. Hal ini dikarenakan di universitas bersangkutan sudah tersedia perangkat gamelan yang lengkap plus dengan para penabuhnya yang berhidung mancung, mata biru, kulit cerah namun sangat luwes dalam memainkan gamelan, memakai pakaian adat Jawa. Terbayang sudah dalam benakku, bule-bule itu dengan luwesnya memainkan gamelan dengan apik yang sekarang sudah banyak ditinggalkan oleh kawula muda Indonesia termasuk saya sendiri. Tak terbilang senangnya mendengar khabar bahagia ini dan segera terbayang persiapan yang melelahkan namun menyenangkan dalam rangka itu, namun......

Namun setelah ngobrol beberapa saat dengan beberapa temenku, ternyata gak gampang untuk membawa ketoprak ini biar sukses ditampilkan disana. Masalah pertama adalah bahasa. Bahasa yang dipergunakan dalam Ketoprak seringnya adalah mempergunakan Bahasa Jawa namun tidak menutup kemunngkinan untuk memakai Bahasa Indonesia. Namun ada celetukan-celetukan yang seringnya dalam Bahasa Jawa yang terkadang tidak mudah untuk diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Dan seringkali itulah kekuatan dari Ketoprak itu sendiri yang bisa membuat para penontonnya tertawa tergelak-gelak. Lha khan jadinya gak lucu donk kalau para penonton Indonesia pada tertawa sedangkan bule-bule itu tidak ngerti apapun? Nah lho? Kalau mau pake kayak yang di PBB dimana dengan mendengarkan suara melalui headset maka yang terdengar adalah terjemahan sesuai dengan bahasa pilihan. Namun lagi-lagi kendala tidak mudah menerjemahkan celetukan-celetukan ini yang sulit.

Kemudian, ide ceritanya diambil dari beberapa cerita asli dari suatu daerah sehingga jika mau dipergelarkan di luar negeri maka musti diberikan suatu prolog yang menjelaskan jalan cerita secara garis besar dan hal-hal yang melatar belakanginya. Mungkin hal ini bisa disiasati dengan memberikan penerangan kepada mereka, sehingga paling tidak para pirsawan dengan Bahasa Inggris itu bisa memahaminya. Ada yang bisa bantu gak ya???

-Dian-

Read More.....

Proyek Wikipedia-ku

Hmmm.... Dengan menarik nafas panjang dan agak lega, kulonggarkan otot-otot mataku dan jemariku yang tadi bergerak dengan lincah diatas tuts papan ketikku notebookku. Setelah sekian lama otot-otot mataku serius melihat kode demi kode pemrograman yang ada di wikipedia guna melakukan berbagai macam perubahan yang cukup berarti dalam tulisan rintisanku mengenai serial komik terkenal dari Eropa, Petualangan Tintin. Ini merupakan bagian dari rasa kecintaanku pada komik ini yang muncul dari masa kecil hingga kini dan merupakan salah satu kontribusiku guna memberikan berbagai macam bekal untuk anak cucu nanti karena di masa yang akan datang, Internet akan menjadi alat yang sangat mendominasi umat manusia. Bahkan sekarang sudah banyak orang yang tidak bisa hidup tanpa Internet, bahkan pihak Pemerintah Finlandia tempat asal Black Berry sendiripun telah mengeluarkan suatu aturan bahwa ketika akhir minggu (Sabtu dan Minggu) semua pengguna Black Berry diharuskan mematikan perangkatnya. Jikalau ketahuan dan ketangkap maka yang bersangkutan akan mendapatkan hukuman yang cukup berat. Langkah ini terpaksa ditempuh oleh pemerintah tersebut dikarenakan mereka melihat bahwa dengan perangkat ini maka interaksi sosial dalam suatu keluarga boleh dibilang sudah hampir tidak ada karena sudah tergantikan dengan interaksi sosial melalui dunia virtual/maya.

Semakin dalam aku menulis di wikipedia maka semangkin banyak ilmu pengetahuan yang aku dapatkan. Baik itu mengenai Tintin itu sendiri ataupun orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatan karya yang monumental ini.

Selain itu dengan hanya mengetikkan suatu tanggal tertentu di dalam Wikipedia kita bisa tahu banyak sekali peristiwa yang telah terjadi pada tanggal tersebut di tahun-tahun yang telah lewat. Padahal dulu niatku dalam memulai penulisan ini hanyalah didasarkan atas rasa cintaku pada komik ini dan rasa untuk berbagi atas ilmu dan kemampuanku dalam menterjemahkan suatu tulisan dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Namun tidak kusangka proses penterjemahan itu juga memberikan suatu proses belajar yang mungkin tidak pernah aku dapatkan di bangku kuliah. Salah satunya adalah ketika kita mencoba menerjemahkan suatu ungkapan atau kutipan atas pernyataan seseorang dalam Bahasa Inggris maka kita dituntut tidak hanya mengerti apa yang mereka nyatakan namun musti tahu juga suasana yang terjadi di tempat tersebut di tahun tersebut, sehingga hasil terjemahan tersebut akan menjadi suatu terjemahan yang sempurna baik ditinjau dari sisi bahasa, dialek maupun kultur budaya. Hal ini juga mengingatkanku akan peringatan dari team Plurk yang memberikan kesempatan padaku untuk turut serta dalam proyek mereka guna menerjemahkan jejaring sosial yang baru, Plurk ke dalam berbagai bahasa di dunia ini sebanyak-banyak dan seluas-luasnya. Hal ini juga mengingatkanku atas ajaran dari salah satu Ustadku yang mengajarkanku bahwa untuk memahami kitab suciku. Al-Qur'an dengan sempurna, maka Kita tidak hanya dituntut mengerti bahasanya, Bahasa Arab, namun juga musti tahu apa kondisi kultural yang melatar belakangi Allah SWT menurunkan Al-Qur'an tersebut kepada Nabiullah Muhammad SAW. Dari sini aku menjadi semakin paham bahwa tak salah jikalau hanya dari surat Al-Fatihah yang terdiri atas beberapa ayat saja, terjemahan dari Bapak Quraish Syihab amatlah sangat dalam dan panjang sehingga bisa dituliskan menjadi suatu buku yang amat tebal dan itupun masih belum cukup. Pantaslah Allah SWT mengingatkan kita bahwa jikalau seluruh pepohonan ditebang dan dijadikan pena dan seluruh air di bumi menjadi tintanya, tidak akan cukup untuk menuliskan segala nikmat dan makna dari kitab suci Al-Qur'an. Ya Rabb, Allah SWT, sungguh besar karunia-Mu dan terima kasih telah memberikanku ilmu yang amat banyak serta mengijinkanku untuk memiliki hati yang selalu bersih dan masih mau mendengar-Mu...

-Dian-

Read More.....

Jakarta BANJIR......................

Jakarta banjir.......

Ya, kemarin selama semingguan, 28 Juni - 6 Juli, 2008, Jakarta kebanjiran buku, persis kayak gambar yang dilukiskan pada kaos yang dijual IKAPI di Istora, Gelora Bung Karno.

Pengennya sich pas acara ini aku mau nyari buku-buku Tintin, terutama dari terbitan INDIRA yang belum aku punya, namun apa daya gak bisa kesana dari hari Sabtu, 28 Juni 2008 dan baru sempet kesana dua kali yaitu pada hari Rabu, 2 Juni dan Kamis, 3 Juni 2008.




Pas aku nyampe, langsung aja aku nanya dimana tempat aku bisa mendapatkan buku-buku bekas kepada para penjaganya, dan begitu ditunjukin, langsung aja aku meluncur kesana. Pas kesana di salah satu stan aku menemukan banyak sekali, ada sekitar 30-an lebih, "Tintin dan Jeruk Biru", tapi tak ada lagi Tintin lainnya. Cukup kecewa juga aku dan kata para penjajanya, Serial Tintin termasuk buku komik yang cukup banyak dicari. Ya udah, aku nanya juga, apakah mereka punya serial "Tanguy and Laverdure"? Waaa Mas, itu sich udah langka sejak dulu atuch... Gleks, tambah kuciwa dech ati ini. Yang aku lihat sich banyak komik Nina yang bertebaran, trus Asterix, ada beberapa komik "Steven Sterk", "Johan dan Pirlout" dan beberapa buku karya Soekarno yang masih pake Ejaan lama.



Iseng-iseng aku langkahkan kakiku ke lantai 2 dan Alhamdulillah masih kutemukan tiga buku Tintin terbitan Indira, yaitu "Tintin dan Kepiting Bercapit Emas", "Tujuh Bola Ajaib" dan "Hiu-Hiu Laut Merah". Seneng sekalie menemukannya namun ada yang sedikit aneh dalam komik ini. Keanehan yang pertama adalah hasil cetakan dari buku ini dimana hasilnya kerasa banget tidak sebagus cetakan Indira yang pertama. Kemudian kala aku cermatin teks sebagaimana yang terlihat pada gambar diatas, bahwa buku ini diterjemahkan oleh PT. INDIRA, sampai sini masih OK, tapi koq ada tulisan "CETAKAN EDISI KHUSUS", apa maksudnya ya?? Rasanya yang INDIRA punya gak ada tulisan ini dech. Trus di bagian bawah tertulis bahwa komik ini dicetak oleh PT. Intermasa, loch koq?? Bukannya Indira selama ini bertanggung jawab atas percetakan dan terjemahan Tintin di Indonesia sebelum diambil alih oleh Gramedia Pustaka Utama khan? Aku jadi rada bingung aja ngebaca ini. Namun untunglah isi cerita masih persis sama dengan yang aku ingat dengan baik dalam ingatanku. Oh iya, kalau ada temen-temen yang masih berminat untuk melengkapi koleksi komiknya, coba aja kontak Pustaka Sinar Harapan dengan Bpk. Budiyono yang bisa menghubungi +62-21-9614-0558.

Dalam usahaku berenang di lautan buku ini, aku juga beli buku dengan judul "Belok Kanan : Barcelona", buku kecil yang mengungkap perjalanan ke Eropa yang dilakukan oleh empat teman dalam buku itu. Aku tertarik untuk sedikit mengulasnya nanti kala aku kelar membacanya. Di kala aku udah agak kecape'an berenang hampir dua jam mengarungi lautan buku ini, tiba-tiba mataku tertumbuk pada cahaya yang berkilauan di ufuk utara di arah jam 12 dariku. Cahayaku itu menimpa mataku berulang kali dan memanggilku untuk mendekatinya, katanya "Come and get me...". Dengan segala daya yang tersisa aku kerahkan tenaga yang ada untuk mendekatinya. Semakin dekat, kulihat ternyata itu adalah pantulan dari kilauan mahkota para Pandawa yang berdiri dengan gagahnya sepulang dari Baratayudha dalam buku komik bergambar karya R.A. Kosasih. Sudah lama sekali aku tidak membaca buku komik bergambar tentang perwayangan yang dikarang R.A. Kosasih. Aku inget banget dulu orang tuaku membelikanku satu set buku Mahabarata yang terdiri atas judul A - D. Kemudian ketika aku naik kelas, Baratayudha-lah yang menjadi teman tidurku dan habis kulalap dalam sekejab. Trus kuteruskan pengalaman membacaku dengan menyimak Pandawa Sedha yang menceritakan dengan apik bagaimana para Pandawa meninggal dunia, dan seterusnya. Aku memang tidak pernah kuat nonton wayang kulit ampe pagi, tapi baca buku karya R.A. Kosasih membuatku lupa tidur. Buat rekan-rekan yang pengen beli buku komik bergambar tentang perwayangan bisa menghubungi:

Vindo Comics, Mall The Plasa Semanggi, Lt. 2, No. 118 Blok B atau di ITC Fatmawati Lt. 1 No. 151. Mereka bisa juga dihubungi di +62-21-929-11241 atau +62-813-1818-6001 atau +62-815-91-34183. Email juga bisa di Vindo Comics atau cek website mereka di Wayangkom.

Akhirnya, setelah bersusah payah, sampailah aku ke tepian pantai, dan kulihat dari kejauhan Banjir ini telah reda. Dan kemungkinan baru akan ada banjir lagi tahun depan atau September 2008.

-Dian-


Read More.....

Tintin di Indonesia Wikipedia

Setelah sekian lama akhirnya 60% sudah aku menyelesaikan ambisi pribadiku untuk membagikan apa yang kuketahui mengenai serial terkenal "Petualangan Tintin" dengan menuliskannya di Indonesian Wikipedia. Sebenarnya yang kulakukan hanyalah mencoba menerjemahkan apa yang sudah dituliskan mengenai serial ini pada English Wikipedia namun dengan ada beberapa improvisasi yang aku dapat dari membaca dari berbagai sumber, buku-buku tentang Tintin, tulisan di Media Massa, ulasan dari Mas Surjorimba selaku pendiri komunitas Tintin_ID di Yahoo groups dan banyak sumber lainnya.




Memang butuh waktu dan tenaga untuk semua namun karena semua dilakukan berdasarkan Cinta maka yang ada hanya senang semata. Sebagaimana Tuhan Allah SWT yang telah menciptakan alam ini dengan segala isinya dengan penuh Cinta, mengaturnya dengan Cinta, dan merawatnya penuh rasa Cinta dan Kasih Sayang. Sungguh, Cinta dan Kasih Sayang adalah anugrah-Nya yang tak ternilai harganya yang diberikan-Nya pada kita umat manusia ini. Mengingatkanku pula pada betapa besar Cinta seorang Ibu pada anaknya dan masih banyak lagi lainnya.

Akhirnya, dengan segala kerendahan hati aku berharap bahwa tulisan rintisan ini bisa berguna untukku, adik-adikku penggemar Tintin dan bisa menambahkan wawasan baru, membuka cakrawala yang masih pengen kugenggam dan kuraih serta akan membawaku berkeliling dunia tanpa meninggalkan peraduanku. Terima kasih untuk Herge dan semuanya yang telah membagikan Cinta Kasih ini dan semoga ini akan abadi untuk selamanya...

-Naid-

Read More.....

"Blistering Barnacles! = "Kepiting Busuk" = "Kodok Buduk!" ???

Pagi ini, Selasa 17 Juni 2008, adalah hari yang kutunggu-tunggu sejak dari Jum'at kemarin. Ya, sejak aku membaca informasi bahwa seri ke-9 Tintin versi terbitan Gramedia akan berada di seluruh Toko Buku Gramedia. Karena arah kantorku adalah SCBD maka aku berencana untuk mampir dulu ke Gramedia Plangi. Alhamdulillah jalanan hari ini tidak begitu macet, apa mungkin anak sekolah sudah mulai liburan ya?? Billions of bilious blue blistering barnacles in a thundering thyphoon dah!! Seri ini aku tunggu-tunggu karena penasaran dengan bagaimana Gramedia akan menerjemahkan makian khas dari Captain Haddock di serial Tintin yang terkenal itu. Oh ya, tadi Capt. Haddock kirim salam ke semua yang telah membantunya mendapatkan KIMS untuk bisa tinggal dan berkarya di Indonesia setelah beberapa waktu lalu tidak bisa tinggal lama karena ijin tinggalnya belum diurus.
Tepat pukul 10:04 aku tiba di pintu G
ramedia Plangi, tapi sayangnya lampu-lampunya masih mati, cuman lampu di bagian belakang aja yang sudah menyala, apa mereka masih belum selesai dengan brefing paginya yaa?? Tak lama kemudian pintu besi diangkat oleh petugas Gramedia dan aku langsung bergegas menuju ke bagian komik. Karena aku orang pertama, maka para petugas Gramedia masih berdiri di masing-masing counter dan memberikan ucapan salam selamat pagi untukku.. He.. He.. He.. He..

Kuedarkan pandanganku untuk mencari "Kepiting Bercapit Emas", tapi tak kutemukan dia di rak yang memajang seluruh serial Tintin berbahasa Indonesia. Untuk berjaga-jaga, aku minta tolong ke temenku untuk memberikanku nomor HPnya salah seorang penerjemah serial ini dari Gramedia. Jikalau sampai tidak kutemukan buku ini di Gramedia ini, pasti dia (temenku dari Gramedia ini) yang pertama-tama akan kukomplaint, He.. He.. He.. Petugas yang ada cukup kebingungan juga mengapa judul yang kucari tak ada, dan langkah pertama dia mengecek di Komputer..... dan hasilnya Nihil... Tapi dia tidak mau menyerah, dan dia langsung berinisiatif untuk langsung melangkan ke Gudang dan Voila dia kembali dengan "Kepiting Bercapit Emas" ditangannya.. Yupie... Ya udah langsung aku bergegas ke kasir untuk membereskan pembayarannya..

Begitu sampai kantor dengan tak sabar aku buka buku itu, ada yang aneh. Dalam buku ini tak kutemukan lagi pamflet yang mempromosikan Tintin dengan registrasi ke Indosat, apa emang udah tak ada ya?? Pelan-pelan aku baca dan kunikmati halaman demi halaman.

Halaman 10, Allan dalam terbitan GPU dipanggil dengan nama Mualim. Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia kutemukan arti dari Mualim adalah "Perwira Kapal berijazah Pelayaran Niaga Nautika". Sedangkan dalam Tintin berbahasa Inggris, Allan disebut sebagai Mate yang artinya "Perwira Kapal dibawah Kapten". Sedangkan dari Indonesia Wikipedia aku dapatkan hirarki Perwira di Departemen Dek adalah:
  1. Kapten/Nahkoda/Master
  2. Mualim I/Chief Officer/Chief Mate
  3. Mualim II/Second Officer/Second Mate
  4. Mualim III/Third Officer/Third Mate
  5. Markonis/Radio Officer/Spark
Kalau kita melihat cerita secara keseluruhan dimana dalam hal ini Kapten dari Karaboudjan adalah Kapten Haddock, maka tentunya jabatan yang pas untuk Allan adalah nomor 2 yaitu Mualim I/Chief Officer/Chief Mate. Aku sich lebih enak ngebacanya kalau dalam terbitan Indonesia ini jabatan Allan adalah Chief Mate. Entah dengan alasan apa penerjemah Gramedia menerjemahkannya hanya menjadi Mualim saja ya?

Halaman 23, dimana penembak Tintin dan Kapten yang sedang memperbaiki pesawatnya yang terkena "Lucky one shoot" Tintin, terjemahannya agak sedikit mengganggu. Alangkah indahnya jika bisa diperbaiki sehingga menjelaskan secara singkat bahwa tembakan Tintin adalah tembakan yang beruntung, satu kali tembak langsung kena (menurut mereka, padahal Tintin memang dikisahkan sebagai penembak jitu) dan langsung mengenai bagian vital dari pesawat amphibi tersebut.

Kata-kata Makian Haddock

Yang paling kutunggu adalah terjemahan dari Gramedia atas makian Haddock. By the way aku udah lupa dengan terjemahan dari Indira, karena yang kupunya sekarang hanyalah Tintin yang berbahasa Inggris terbitan Egmont. Dibawah ini kunukilkan beberapa makian Haddock yaitu:

  • "Whipperssnapper" (halaman 25) diterjemahin menjadi Teri. Secara paragraph cukup lucu sich..
  • "Revenge" (halaman 37) diterjemahin menjadi "Dendam Kesumat". Aku rasa kurang mewakili ekpresi Haddock yang teramat marah dech, tapi it's OK.
  • Kumpulan makiannya masih di halaman 37 yang dalam Bahasa Inggrisnya adalah "Swine!; Jellyfish!; Tramps!; Troglodytes! Toffe-noses!" menjadi "Babi!; Kuda Nil!; Anjing Laut!; Buaya Darat!" Aku mulai agak kepingkel-pingkel ngebacanya, apalagi dengan kata-kata Buaya Darat. Apa penterjemah terpengaruh dengan lagunya Maia yang memaki dengan kata-kata "Busyet!" dan "Buaya Darat!"?
  • Masih pada kumpulan makian di halaman yang sama dari kata-kata "Savages!; Aztecs!; Toads!; Carpet-sellers; Iconoclasts!" menjadi "Kampret!; Monyet!; Kontet!; Babi Ngepet!" Hua.. Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Babi Ngepet?? Rasa-rasanya penerjemah udah kebanyakan nonton film-film horor Indonesia nich...
  • Di halaman berikutnya, ada kata-kata"Rats!; Ectoplasms!; Freshwater swabs!; Cannibals!; Bashi-Bazouks!; Caterpillars!; Cowards!; Baboons!; Parasites!; Pockmarks!" diterjemahkan menjadi "Tikus Got!; Cacing Kremi!; Kecebong!; Kutu Busuk!; Kanibal!; Ulat Bulu!; Pengecut!; Babon!; Parasit!; Cacar Air!". Cacing Kremi?? Jadi teringat iklan lama tentang Daktarin yang bilang "Jeng, anaknya Cacingan? Tentu tidak! Khan udah pake ************* (disensor biar gak dikira iklan).. He.. He.. He..
  • Halaman 42, di versi bahasa Inggris mereka mempergunakan idiom "Blistering Barnacles!" dan di versi Gramedia diterjemahkan menjadi Kodok Buduk!? Emang ada ya Kodok Budukan?? Aku rasa masih lebih enakan terbitannya INDIRA yang menerjemahkannya menjadi "Kepiting Busuk!". Tapi tentunya karena makian itu sudah menjadi trade mark dari Indira maka tentunya Gramedia tidak bisa lagi memakainya.
  • Halaman 55, ada kata-kata makian yang cukup menggelitik yaitu "Kuya!" Ha.. Ha.. Ha.. Ini pasti ngambil dari kata makian "Kutu Kuya!" ya? Ha.. Ha.. Ha.. Selengkapnya kata makiannya adalah "Bangsat!; Buaya!; Bekicot!; Biang Kerok!; Najis!; Buduk! Perompak!; Vegetarian!; Politikus!"
  • Halaman 56 dan 57, kumpulan makiannya adalah: "Bajak Laut!; Siput!; Badut!; Biawak!; Kadal!; Kera! (Mungkin lebih enaknya "Monyet!" kali yee); Ubur-ubur!; Dendam Kesumat!; Babon!; Malaria!; Kelapa!; Kambing!; Kanibal!; Antropitekus!; Gagak Peyot!; Susu Basi!; Keledai!; Bekicot!; Panu!" Lumayan menggelitik sich.. Hi.. Hi.. Hi...
Halaman 55, diceritakan bahwa Tintin dan Haddock sedang mabuk berat terkena uap dari minuman keras yang tumpah dari gentongnya. Disana penerjemah mencuplik salah satu lagu dangdut terkenal yang memiliki lirik "Aku bukan Pengemis Cinta" Hua.. Ha.. Ha.. Aku merasa bahwa penerjemah cukup suka dengan lagu-lagu dangdut, atau jangan-jangan sering nongkrongin KDI di TPI gitu?

Secara keseluruhan Gramedia cukup bisa menerjemahkan Tintin ke dalam Bahasa Indonesia kembali dan dengan ini aku ucapkan Selamat Datang Kembali ke Indonesia Capt. Haddock!!

Salam "Billions of Bilious Blue Blistering Barnacles in a Thundering Typhoon!"

-Dian-

Read More.....

F1 Grand Priz du Canada - 2008 dan Nasionalisme Indonesia

Kali ini aku enggak akan mengulas bagaimana jalannya perlombaan, karena kita sudah sama-sama tahu untuk kali ini pemenangnya adalah Robert Kubica, Nick Heidfeld dan David Coulthard sebagai nomor satu, dua dan tiga. Dimana dengan hasil ini menjadikan apa yang ditakuti oleh Ferrari dan Mc Larren menjadi kenyataan, yaitu BMW Sauber menjadi "the real contender". Ini sebenarnya sudah terlihat sejak awal musim dimana salah satu pembalap BMW Sauber, Robert Kubica beberapa kali menapaki tangga podium. Tercatat di website resmi Formula 1, Kubica pernah mengenyam posisi kedua di Malaysia, dan Monaco dan posisi ketiga di Bahrain. Kubica yang memiliki tanah kelahiran di Polandia, negeri yang bukan latar belakang Formula 1 dibandingkan dengan Monaco ataupun Inggris mampu menunjukkan keseriusannya dalam menjadikan dirinya "the number one" dalam ajang balapan jet darat ini.


Sebenarnya yang pengen aku ulas dalam balapan kali ini adalah ketika Kubica naik podium sebagai juara pertama di Canada, terpampang dengan jelas tulisan PETRONAS di dada baju balapnya. Petronas, sebagai salah satu perusahaan yang mengelola hasil bumi dari negeri jiran kita, Malaysia, telah berhasil menjadikan ajang Formula 1 sebagai salah satu tempatnya untuk berpromosi dengan sebaik-baiknya. Perusahaan ini dulunya banyak mendatangkan para ahli dari Indonesia. Teringat aku akan cerita Kakekku yang dengan bangganya menceritakan bahwa PETRONAS dulu banyak belajar dari orang pintar Indonesia. Banyak sekali orang-orang berotak encer dari negeri ini yang dikirim ke Malaysia, menjadi dosen disana dan menularkan ilmu-ilmu kita kepada mereka. Namun seiring dengan waktu berjalan, PERTAMINA, sebagai tempat soko guru PETRONAS, hingga saat ini masih "begini". Di Jakarta sudah ada beberapa SPBU PETRONAS yang berdiri dengan megahnya sedangkan tidak satupun terlihat adanya SPBU PERTAMINA di negeri jiran Malaysia. Untuk bisa menjadi sponsor di ajang prestius Formula 1, tidaklah mudah dan tentu saja dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit, namun PETRONAS mampu untuk mewujudkannya.

Hal kedua yang cukup menyesakkan dada adalah ketika bendera Polandia dinaikkan untuk menghormati kemenangan Kubica maka semakin miris rasanya dada ini. Untuk diketahui, penaikan bendera kemenangan dilakukan dalam posisi tidur sehingga posisi bendera dalam kondisi vertikal bukan sebagaimana layaknya bendera suatu negara dikibarkan. Terlihat di layar kaca seolah-olah sang Saka Dwi Warna, Merah Putih yang sedang dinaikkan, namun ternyata itu adalah bendera Polandia. Kebetulan warnanya sama dengan Sang Saka Kita, Merah dan Putih. Namun untuk bendera Polandia, warnanya adalah Putih dan Merah. Sedih sekali melihat kenyataan bahwa negeri yang teramat kucintai ini semakin hari semangkin terpuruk. Di saat negeri-negeri tetangga sudah bangkit dan siap menatap masa depan, kita masih disibukkan dengan pertikaian antar pendukung PILKADA, Demo BBM, Mafia di Kejaksaan dan isu-isu lainnya. Di saat ada kesempatan untuk menegakkan dada di ajang Thomas dan Uber Cup, hanya Tim Uber Indonesia yang menghibur dengan tampil sebagai runner-up, yang merupakan suatu yang luar biasa karena di luar dari apa yang ditargetkan. Tim Thomas 2008 kita entah kemana??

Kapankah Kita dapat berdiri tegak dan sejajar dengan bangsa lain??? Kapan????

-Dian-

Read More.....

Rubella dan Kehamilan

Aku cuman bermaksud nambahin informasi saja perihal postingan di Blog-ku yang berjudul, Rubella tersebut, tertanggal 2 April 2008. Dari informasi Prof. Dr. Santoso Cornain yang menangani Kami dan bayi Kami, ternyata, anak-anak yang divonis terkena Rubellan dan sejenisnya ketika mereka masih dalam kandungan dan kedua orang tuanya mempertahankan mereka dengan cara berobat secara teratur dan selalu memohon kepada-Nya, menjadikan mereka, anak-anak itu terlahir dengan IQ yang diatas rata-rata, Alhamdulillah. Memang sungguh agung ciptaan-Nya....

-Dian-

Read More.....

Mie Jowo di Kali Malang, Pondok Kelapa

Udah lama sekali aku pengen mampir ke rumah makan Mie Jawa "Jogja" yang sering aku lewatin kala aku melintas dari arah Kalimalang, Jakarta Timur ke arah Jalan Raden Inten. Dari namanya mengingatkanku akan Mie Jawa yang pernah aku nikmatin di Yogyakarta dulu. Waktu itu Mie Jawa yang kunikmatin pas sore-sore menjelang malem cukup mbikin aku masuk angin. Bukan kenapa-kenapa, karena waktu itu kita datengnya berombongan sekitar 7 orang. Udah gitu pas rombongan kita dateng, udah banyak orang yang pesen. Ditambah lagi pesenan kita yang waktu itu gak seragam, ada yang pesen Mie Godog, Mie Goreng, Nasi Goreng, jadinya nunggunya kelamaan dech. Aku sendiri sich ampe kekenyangan ama Es Kopyor yang aku pesen ampe dua gelas.


Warung ini posisinya ada di daerah pertemuan antara jalan Masjid Al-Wustho, jalan Inspeksi Kali Malang dan Pondok Bambu. Lebih jelasnya ya liat di peta disamping ini. Peta ini bisa diakses pada PETAKU Outlet makanan ini biasanya baru buka dari jam 17:00-an dan biasanya baru tutup ketika semua menunya habis. Dari wawacanda dengan Masnya yang lagi masakin Mie Goreng pesenanku, biasanya sich mereka buka sampai dengan jam 23:00-an. Tapi pas Senin malem kemarin, jam 20:30 aja hampir semua menu makanan yang ada udah ampir habis dipesan. Mungkin bisa jadi jam 21:30 mereka udah tutup. Selama ini rasanya mereka menerapkan filsafat Jawa, dimana jualan hari itu ya pas hanya untuk hari itu. Kalau ternyata banyak peminat pas hari itu, ya dengan terpaksa ditolak. Begitu juga dengan pas sisa, ya udah dibuang, karena semua masakannya tidak pakai pengawet sehingga hari itu juga musti habis, kalau gak habis ya musti dibuang.

Akhirnya hari itu, malem Senin di awal bulan Juni 2008, aku mendapatkan kesempatan untuk mampir ke warung itu. Pas aku masuk sudah banyak antrian, jadinya terpaksa nunggu dulu diluar. Iseng-iseng aku liatin menunya, ada Mie Goreng, Mie Rebus baik yang biasa ataupun Istimewa. Kalau di Yogyakarta sich namanya Mie Godog, karena cara masaknya memang digodog alias direbus. Trus ada Bihun Goreng, Rebus dan Nasi Goreng. Dari sekian menu itu, aku tertarik dengan menu yang namanya Nasi Magelangan, nach apa ini?? Aku tanya aja langsung ama mereka apa yang mereka maksud dengan menu yang satu ini. Eh ternyata menu ini adalah Nasi Goreng dicampur dengan Mie Goreng, eh asyik juga. Begitu aku mau pesen, eh udah habis, adanya tinggal Nasi, Mie atau Bihun aja.

Hal lain yang menarik dari Outlet atau Depot ini adalah cara memasaknya. Umumnya untuk memasaknya adalah pake Minyak Tanah atau pake Gas LPG, tapi di Depot ini memasaknya pake Anglo alias pake bahan bakar dari Arang. Dari pengalamanku selama ini, dengan memakai Anglo biasanya rasa masakannya menjadi lebih enak atau gurih, entah mengapa. Mungkin ini bisa jadi obyek penelitian menarik untuk anak-anak Kimia yang bisa meneliti kandungannya. Hal lain yang menarik darinya adalah tersedianya menu Teh Poci. Inget teh ini menjadikanku teringat dengan salah satu President Direktur P.T. Merpati Nusantara, Pak Wahyu Hidayat yang memimpin BUMN Penerbangan plat merah ini di tahun 2000-an. Beliau punya kebiasaan diwaktu meeting di sore hari, maka yang menjadi menu wajib adalah Teh Poci dengan teman-temannya, yaitu Telo Goreng/Rebus, Kacang Rebus, Ubi Rebus dan segala makanan kecil lainnya yang identik dengan makanan Wong Ndeso katanya. Padahal, aku ndiri sich bangga jadi orang Ndeso, karena hanya dari Ndesolah kita bisa makan Nasi. Emang mau kayak Jepang yang semuanya diHidroponik karena tanahnya udah gak bisa ditanemin lagi setelah dibom atom ama Amrik? Yang jelas warung ini menyediakan menu khas Jawa, dengan komunitas Jawa yang sudah agak jarang dikenal ama anak-anak muda sekarang. Mereka lebih bangga dan senang pake Bahasa Gaul seperti "Loe, Gue, Anak Nongkrong, Coy" tinimbang, Arek, Aku, Kowe dan lain-lain. Untuk harga sich lumayan terjangkau, tapi kalau ada orang pesen agak banyak dan menunya bervariasi maka kita musti ekstra sabar. Tapi tenang aja, orang Jawa itu sabar-sabar koq.. He.. He.. He.. He...

-Dian-

Read More.....

Mitreka Satata dan Adipati Sengguruh - 2

Menyambung tulisan terdahulu, dalam tarian jemariku di atas tuts komputer kali ini, aku akan tampilkan beberapa foto dari pagelaran Adipati Sengguruh.

Ini adalah foto dari sebagian besar pemain sebelum pentas dimulai:
Ini adalah Cak Iwan sebagai Sunan Giri. Cak Iwan, gampang ketebak amergo brengos-e, kuwi pancen cirine Cak Iwan...
Lha yen iki critanya semua pemain lagi melakukan dialog.
Last but not least, ini adalah foto favoritku, Alyssa Soebandono (sayang ora ke-close-up ya)..
Dian

Read More.....