Masakan Padang di Kemayoran

Siang yang cukup terik di Jakarta hari Selasa di awal bulan Maret 2008 ini. Rasanya sich gak pengen untuk pergi meninggalkan kesejukan hawa AC ruangan yang sangat nyaman ini, namun "bahasa perutku" merengek-rengek minta diisi. Tiba-tiba mengalunlah suara merdu dari SHE, rasa-rasanya aku kenal dech dengan lagu ini. Oh ya ampun ternyata itu adalah ring tone dari HP-ku. Duch, emang hawa panas bisa bikin linglung juga, he.. he.. he.. Ternyata pucuk dicinta ulam tiba, ada ajakan makan bareng ama bekas pacar yang sekarang jadi istri di rumah makan Padang "Purnama Raya" di area Jl. Angkasa, Kemayoran Jakarta Pusat. Ya udah aku bergegas aja turun dan mengajak "Kharisma-125"ku membelah hawa panas Jakarta.

Lokasi rumah makan ini dekat banget dengan persimpangan rel kereta api di Jl. Angkasa yang sudah beberapa bulan ini memiliki terowongan bawah tanah sehingga kemacetan yang selama ini terjadi di area itu sudah mulai berkurang. Setelah berpeluh-peluh ria, berlika-liku dan menghirup hawa polusi Jakarta, sampailah aku di rumah makan tersebut. Rumah makan ini cukup sederhana dan tidak memiliki pendingin udara namun selalu penuh di jam-jam makan siang. Untuk menghalau hawa panas Jakarta, mereka telah melengkapi ruangan makannya dengan dua buah kipas angin yang cukup besar dan tergantung dengan kokoh di bagian atas.

Menu-menu yang ada sich standar yang ada di rumah makan Padang, tapi yang paling aku suka dari rumah makan ini adalah Rendang dan gulai Cuminya yang enak sekalie. Karena sudah lama aku tidak makan disini, segera aja kupesan Gulai Cuminya (sayang lupa difoto karena udah keburu masuk saluran pencernaanku), plus ekstra cabe karena aku banget ama pedes. Namun sayangnya tidak kutemukan pasangannya, Kecap Manis. Ya, aku suka sekali ama pedas tapi manis sesuai dengan asalku yang dari Jawa Timur yang emang suka manis tapi pedes.

Selama aku makan tidak henti-hentinya orang berlalu lalang, keluar masuk dengan membawa beberapa bungkusan. Dari yang sempet kuamati, rata-rata yang pesen untuk dibungkus adalah para OB - Office Boy. Kuduga mereka berada di kantor deket-deket sini, dan pasti itu adalah titipan dari orang-orang yang tidak mau kegerahan kena hawa Jakarta yang sedang terik-teriknya ini. Salah satu menu favorit yang sering dicari orang disini adalah Kepala Ikan-nya, yang konon khabarnya uuuuuuueeeeeenaqs sekalie. Tapi ya berhubung aku kurang suka dengan menu itu, aku gak bisa gambarin gimana enaknya. Tapi kalau gulai cuminya sich enak banget. Jadi cuminya tuch perutnya udah dibersihkan dan dikeluarkan isinya dan diganti dengan telur dan kepalanya dipake sebagai penutupnya. Udah gitu tinggal dimasak dengan rasa gulai dech, syuuedap tenan.

Kalau mau nyobain tinggal arahkan aja kendaraanmu ke jalan Angkasa. Kalau dari arah Hotel Golden, dia adanya diseberang jalan, tapi gak usah bingung tinggal memutar balik sebelum ketemu rek kereta udah sampai koq. Kalau dari arah bekas Bandara Kemayoran dia posisinya ada di sebelah kiri gak jauh dari rel kereta. Jadi tinggal ambil jalur biasa, jangan masuk ke terowongan Kemayoran, nyebrang rel kereta dan cari dia dah nyampe dech, gampang koq.

Lha kalau foto disamping ini adalah foto dari gulai cuminya yang uenak tenan. Itu Cumi, isi dalemnya dikeluarin semuanya, kemudian diganti dengan telur lengkap.


Pas dibelah akan terlihat telurnya yang enak sekali itu. Cukup dengan lauk itu saja sudah cukup mengenyangkan.





-Dian-