Pergi ke Spa untuk Ibu Hamil, perlukah??

Suara musik Kenny G mengalun lembut memenuhi salah satu sudut ruangan Spa di Dharmawangsa Square. Perlahan-lahan “massage therapist” melakukan pijatan-pijatannya guna menghilangkan ketegangan yang meliputi leher dan bahuku. Kurasakan secara perlahan stress yang selama ini menderaku keluar dari ujung jari-jariku dan badanku semakin relak dan santai. Namun dalam keheningan itu kurasakan tendangan-tendangan kecil di dalam perutku, apakah itu tendanganmu buah hatiku??

Selama ini Spa selalu identik dengan perawatan untuk kaum hawa dalam menghilangkan stress yang mendera ataupun untuk meningkatkan aura kecantikan. Perawatan ini sering dilakukan oleh kaum Hawa metropolitan Jakarta namun sangat jarang ditemukan Ibu Hamil pergi ke Spa guna melakukan perawatan Spa ini.

Menilik kembali sejarah, Spa telah dikenal oleh kaum Yunani kuno sebagai “social baths” sebagaimana yang tertulis dalam literaturnya. Sedangkan di Jepang, “Spa” telah dibangun di daerah Izumo pada tahun 737 AD. Di Finlandia bahkan telah ada sejak 1000 AD. Dan saat ini Spa telah mempunyai berbagai jenis perawatan dari sekedar manicure dan pedicure sampai terapi atau perawatan untuk Ibu Hamil. Mungkin ada yang bertanya, seberapa perlu seorang Ibu Hamil pergi ke Spa? Kami coba ulas beberapa hal tersebut dalam sekelumit tulisan ini.


Health and Fitness

Kecukupan asupan gizi adalah hal yang paling diutamakan untuk para Ibu hamil dan juga untuk bayi yang sedang dikandungnya. Seorang “Spa Nutritionist” dapat memberikan saran-saran yang tepat guna mendapatkan asupan gizi yang berkecukupan untuk Ibu Hamil. Idenya adalah mengurangi rasa kesakitan yang sering diderita Ibu hamil dengan melakukan perawatan Spa ini. Beberapa penelitian membuktikan bahwa melakukan proses relaksasi selama minimal 30 menit setiap hari akan bisa mengurangi rasa sakit ini dan menjadikan Ibu hamil semakin sehat dan berada dalam kondisi terbaiknya. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah menanyakan ke dokter kandungan apakah memungkinkan dilakukan perawatan Spa ataupun ikut dalam salah satu program kebugaran.

Kelly Bowling, salah satu pelatih fitness mengatakan bahwa dengan melakukan yoga akan banyak membantu para Ibu hamil dalam melakukan pelatihan pernapasan, dan beberapa hal lainnya. Namun ia juga menekankan bahwa dalam melakukan fitness ini sebaiknya dihindari gerakan-gerakan yang menekan area perut khususnya setelah trimester ketiga ataupun mungkin jauh sebelumnya sebagaimana yang direkomendasikan oleh dokter kandungan masing-masing. Ini artinya Traditional Pilates is Out!. Sebaiknya terlebih dahulu mengkonsultasikan yoga yang bisa diambil oleh Ibu Hamil pada seorang “yoga prenatal”, dimana mereka bisa memberikan arahan yoga terbaik yang dapat dilakukan selama masa kehamilan dan tidak lupa selalu berkonsultasi dengan dokter kandungannya sebelum melakukan latihan apapun.

Spa akan membantu para Ibu hamil dalam menikmati kehamilan anda serta akan mengurangi berbagai macam masalah-masalah seperti sakit pinggang, kram/kejang otot dan hal-hal lainnya. Pada umumnya para “Spa therapist” menganjurkan untuk menghindari Spa treatment pada trimester pertama karena ini bisa memacu timbulnya “morning sickness”.


Perawatan Kecantikan

Dari beberapa saran ahli, ternyata melakukan perawatan manicure pedicure adalah salah satu cara yang terbaik untuk melakukan relaksasi disaat kehamilan. Selain itu kegiatan Facial juga merupakan salah satu perawatan Spa yang bisa dilakukan selama kehamilan dimana dengan perawatan ini akan meningkatkan rasa percaya diri dari para Ibu hamil dan hal ini bisa membuat para suami tidak akan pernah berpikir untuk berpindah hati.


A Babymoon

Spa untuk berdua atau yang lebih dikenal dengan “BabyMoon” adalah salah satu cara teromantis dan terindah untuk dinikmati oleh pasangan. Saat ini cukup banyak Spa yang telah menyediakan fasilitas ini dimana dengan ini diharapkan hubungan suami istri menjadi semakin mesra dan rasa kasih saying itu akan tertular ke bayi yang sedang dikandung sehingga dia akan dilahirkan dalam kondisi phsikis yang terbaik. Pada umumnya hal ini dilakukan pada trimester kedua dimana masa-masa “morning sickness” sudah terlewati namun masih diperbolehkan untuk bepergian dengan pesawat udara. Untuk saat ini beberapa tempat di luar negeri telah menyediakan beberapa paket ini misalnya BabyMoon package Mandarin Oriental Hotel di New York City dimana mereka akan menyambut pasangan ini dengan minuman yang menyegarkan serta makanan yang bisa meredakan ketegangan Ibu hamil. Sedangkan Four Seasons Hotel di Chicago, akan menyambut pasangan dengan buah-buahan segar dan memberikan servis prenatal massage package yang sesuai.

Akankah trend ini dilirik oleh para pengusaha hotel di Indonesia guna meningkatkan kunjungan wisnus (wisatawan nusantara) dan wisman (wisatawan mancanegara)?
Note. Untuk mendapatkan panduan lengkap selama masa kehamilan, kunjungi website Sembilan Bulan

Sumber : Tulisan dengan judul “Expecting a Spa Experience, Why are Moms-to-be Heading to Spa? Yang ditulis oleh Pamela Allen.

1 comment:

suroi said...

hmmm
tertarik ni ikutan spa
apalagi kerjaan dikantor semakin numpuk

spa yang bisa buat ibu hamil di daerah pondok indah ada ga ya ? rekomendari