Yang Baru Saja Kusadari - Tintin

Alhamdulillah akhirnya kelar juga aku buat ngeberesin Kotak Info tentang Tintin ID di Indonesia Wikipedia. Selama aku melakukan kerjaan itu ada beberapa hal kecil yang baru kusadari ketika melakukan pencatatan atas buku-buku tentang Tintin ini untuk lalu dimasukkan dalam Indonesia Wikipedia itu. Pencatatan itu aku ambil dari sampul dalam buku komik serial "Petualangan Tintin" dalam Bahasa Indonesia yang sudah diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama (GPU). Dalam sampul ini akan memuat informasi lebih detail tentang suatu buku, seperti Nomor ISBN, siapa penterjemahnya, kapan diterjemahkan, kapan terbit pertama kalinya, apa judul aslinya, dan banyak hal lainnya.


Hal-hal yang menarik perhatianku itu adalah:
  1. Ternyata ada pola tertentu yang diberikan oleh GPU dalam memberikan kode atas bukunya. Kode yang diberikan untuk serial ini adalah GM 310.08.XXX, dimana XXX adalah tiga digit yang "seharusnya" melambangkan urutan buku. Jadi seharusnya buku yang pertama, seharusnya memiliki kode GM 310.08.001. Tapi...ketika aku cermati, buku yang pertama yang berjudul "Tintin di Tanah Sovyet" memiliki kode GM 310.08.002 dan buku kedua yang berjudul "Tintin di Congo" malah memiliki kode GM 310.08.001. Hal ini sedikit menggelitikku karena ini tidak lazim, mengapa? Karena pada buku-buku selanjutnya XXX akan mewakili buku keberapa dia dalam urutan 24 Judul serial "Petualangan Tintin" yang sudah diselesaikan oleh penciptanya. Aku beranggapan, bahwa kemungkinan pihak GPU bermaksud menerbitkan "Tintin di Congo" lebih dulu sebelum "Tintin di Tanah Sovyet".
  2. Hal lainnya yang aku ketemukan, adalah kapan "kemungkinan" terjemahan ke dalam Bahasa Indonesianya disetujui oleh pihak penerbit aslinya, Casterman. Data ini aku ambil dari bagian yang menyatakan hak terjemahannya ada pada Casterman/Gramedia tahun XXXX. Dari 11 judul yang sudah kupunya, ternyata ada beberapa kisah yang sudah disetujui oleh pihak Casterman tentang terjemahannya ke dalam Bahasa Indonesia di tahun 2007, mereka adalah "Tintin di Tanah Sovyet", "Tintin di Congo", "Tintin di Amerika", "Cerutu Sang Firaun", "Pulau Hitam" dan "Kepiting Bercapit Emas". Namun entah kenapa serial ini baru diterbitkan pada tahun 2008, hanya pihak GPU yang bisa menjelaskannya.. Namun kembali perlu diingat bahwa ini hanyalah dugaanku atas temuanku itu.
  3. Dari sekian banyak buku komik "Petualangan Tintin" terbitan GPU, hingga saat ini baru ada dua penerjemah serial ini yang tercantum dalam "credit title"nya, yaitu Donna Widjajanto dan Dini Pandia. Berbeda dengan terbitan INDIRA, karena terjemahan dilakukan secara kroyokan, maka yang tercantum dalam credit title itu hanyalah "Team Indira". Kalau GPU, dugaanku, dua nama ini adalah mereka yang bertanggung jawab atau pimpinan dari team penterjemah, ataupun bisa jadi memang mereka menerjemahkan serial ini sendiri ke dalam Bahasa Indonesia tanpa bantuan dari suatu team. Hal ini cukup menarik perhatiannku dikarenakan serial ini telah ada sejak tahun 80-an sehingga boleh dibilang semua artis yang masa mudanya dihabiskan di tahun tersebut pasti tahu dan membaca serial komik ini. Konsekuensinya, GPU akan menghadapi tekanan dan tantangan yang amat besar dari para penggemar Tintin yang sudah ada sebelum mereka menerbitkan ulang serial ini. Namun hingga detik ini aku lihat mereka mampu untuk menyelesaikan tantangan dan tekanan tersebut, bravo..


Sampai berjumpa dengan infoku yang lain lagi tentang Tintin terutama sekali karena proyek pribadiku untuk mengupdate Wikipedia Indonesia masih terus berjalan...

No comments: